
Sidoarjo, KabarTerdepan.com – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di persimpangan Traffic Light (TL) Balongbendo, Jalan Raya Balongbendo, Sidoarjo pada (14/01/2026). Lokasi itu memang dikenal sebagai jalur tengkorak di simpang tiga.
Dalam peristiwa itu, truk kontainer 40 feet terguling dan menimpa seorang pengendara sepeda motor, menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur Krian-Mojokerto baik dari jalur bypass dan kota, dengan badan truk menutup ruas jalan dari arah timur ke barat.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15:40 WIB. Kronologinya, truk kontainer dengan nomor polisi L 8034 UDC yang dikemudikan oleh Hendrik Santoso (28), warga Tambak Asri Tanjung, Surabaya, melaju dari arah Surabaya menuju Mojokerto.
Menurut keterangan warga setempat, pengemudi truk bermaksud belok kiri menuju pom bensin setelah memberikan sein kiri, namun sebuah mobil datang dari arah kiri dengan kecepatan tinggi. Untuk menghindari tabrakan, sopir truk membanting stir ke kanan. Karena bobot muatan sekitar 3 ton, truk kehilangan keseimbangan dan jatuh ke posisi kiri, menimpa pengendara motor yang berada di sisi kiri saat itu.
Saksi mata, Agung, menyatakan bahwa korban melaju dari arah barat hendak lurus.
Korban bernama Iwan Susilo (48), warga RT 7/RW 3 Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, yang bekerja sebagai pekerja pabrik. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimpa muatan seberat 3 ton.
Supir Truk Kontainer Syok
Berdasarkan kesaksian warga setempat, supir truk awalnya mengaku tidak mengetahui bahwa kontainer menimpa pengendara motor. Setelah mengetahui dan syok, sopir langsung menyerahkan diri ke Polres terdekat untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Sudah namanya musibah mas, disini gak ada yang salah, sudah terjadi, keluarga korban juga menangis histeris mas, sudah memang musibah, daerah sini memang rawan sekali kecelakaan mas, cuma gimana kedepannya gak sering terjadi ini,” ujar Agung warga setempat.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama, sekitar satu jam, karena jenazah korban terjepit di bawah box kontainer. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan tenaga medis mengerahkan tiga unit alat berat forklift (dua dari pihak terkait PT Tjiwi Kimia dan satu dari sekitar lokasi) serta ambulan untuk mengangkat peti kemas dan mengevakuasi korban.
Jenazah akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Anwar Medika, Balongbendo, untuk visum. Meski jenazah telah dievakuasi, kendaraan korban masih tertinggal di lokasi kejadian. (Rio) .
