4 Pejabat Bergeser, Pemkab Blora Masih Sisakan Sejumlah Kursi Kosong

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menjelaskan fokus Pemkab Blora usai pelantikan(Foto: Rengga/kabarterdepan.com)
Bupati Blora Arief Rohman dan Wakil Bupati Blora Sri Setyorini menjelaskan fokus Pemkab Blora usai pelantikan(Foto: Rengga/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora kembali melakukan perombakan jabatan di level pimpinan organisasi perangkat daerah. Sebanyak 4 jabatan kepala dinas dirotasi dalam pelantikan yang digelar di Gedung BPPKAD Blora, Selasa (13/04/2025).

Rotasi tersebut mencakup pengisian jabatan strategis Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil). Sementara dua pejabat lainnya dialihkan untuk mengisi posisi staf ahli bupati.

Bupati Blora, Arief Rohman, menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi pemerintahan. Menurutnya, langkah ini dilakukan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Ya secara bertahap (pengisian jabatan yang masih kosong), ini tahap awal. Jadi nanti kita akan evaluasi lagi dengan Bu wakil, untuk mencari formula yang pas. Ini untuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Arief Rohman setelah keluar dari ruangan pelantikan.

Fokus Pemkab Blora

Ia secara khusus menaruh harapan besar pada Kepala BPPKAD yang baru, mengingat sektor pendapatan daerah menjadi fokus utama Pemkab Blora. Sebelumnya, jabatan tersebut hanya diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

“Karena kita masih ingin untuk pendapatan genjot lagi. Semoga kepala BPPKAD yang baru dapat mengawal itu,” kata Arief.

Selain itu, pergantian pucuk pimpinan di Dindukcapil Blora juga menjadi sorotan. Arief menyebut selama ini masih banyak keluhan masyarakat terkait pelayanan administrasi kependudukan.

“Nanti Bu Retno (kepala yang baru), Dukcapil diminta untuk selalu terbuka 24 jam, menerima aduan masyarakat terkait pencatatan sipil,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala BKPSDM Blora, Heru Eko Wiyono, mengungkapkan bahwa hingga kini masih terdapat sejumlah jabatan struktural yang belum terisi. Ia menyebut ada lima OPD dan empat kecamatan yang masih mengalami kekosongan pimpinan.

“Sementara untuk kecamatan itu ada Jepon, Banjarejo, Randublatung dan Jati,” terang Heru.

Adapun OPD yang saat ini belum memiliki kepala definitif antara lain Dinas Perumahan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Sekretariat DPRD, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk KB), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tak hanya itu, Heru juga menyampaikan adanya kekosongan pada level jabatan administrator dan pengawas.

“Nanti kepala dinas akan ditimbali bapak semua. Untuk mengisi eselon 3/4 itu dikehendaki oleh OPD,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa rotasi kali ini merupakan bagian dari hasil assessment yang telah dilakukan sejak Oktober 2025 lalu.

“(Assessment) Dari 13 orang, yang bergerak (rotasi) empat jabatan. (Yang lainya) Kemungkinan dimutasi dahulu,” terang Heru.

Sebagai informasi, berikut daftar pejabat yang mengalami rotasi jabatan:
– Catur Pambudi Amperawan, dari Sekretaris DPRD menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan

– Pitoyo Trusingtyas Sarodjo, dari Kepala Dinrumkimhub menjadi Kepala BPPKAD Blora

– Djoko Sulistyono, dari Kepala Dindukcapil menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan

– Retno Kusumowati, dari Staf Ahli Bupati Bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan menjadi Kepala Dindukcapil Blora.

Responsive Images

You cannot copy content of this page