
Sleman, kabarterdepan.com – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa penyakit yang dikenal sebagai super flu bukanlah virus baru seperti Covid-19.
Budi menjelaskan bahwa super flu merupakan bagian dari virus influenza A yang sudah lama dikenal dan beredar di masyarakat.
“Ini sebenarnya influenza yang sudah lama ada virusnya, beda dengan Covid. Covid kan virus baru, jadi daya tahan tubuh kita belum ada karena nggak kenal,” ujar Budi saat ditemui di RSUP Dr. Sardjito, Kamis (8/1/2026).
Ia menyebutkan bahwa virus tersebut adalah influenza A subtipe H3N2 yang telah ada selama puluhan tahun, namun kini muncul dalam varian baru.
“Kalau superflu itu sebenarnya influenza A istilahnya. Ini sudah ada puluhan tahun, nama virusnya H3N2 itu sudah ada puluhan tahun cuma ini varian baru,” katanya.
Menkes mengibaratkan kemunculan varian superflu ini seperti mutasi yang terjadi pada Covid-19.
“Teman-teman ingat kan Covid mulainya alpha, terus ke beta, ada delta yang mematikan, terus ke omicron. Nah ini adalah varian K, satu lagi, varian K dari H3N2,” jelasnya.
Perbedaan Super Flu dan Covid
Menurut Budi, perbedaan mendasar antara super flu dan Covid-19 terletak pada kekebalan tubuh manusia. Karena virus influenza telah lama ada, sistem imun manusia sudah mengenalnya.
“Artinya daya tahan tubuh kita, imunitas tubuh kita sudah kenal virus ini. Nah kalau terbukti kita sekarang juga enggak apa-apa, ya harusnya ini pun enggak ada masalah asal kondisi badan kita sehat dan baik, makan cukup, tidur cukup, dan olahraga cukup,” ungkapnya.
Dari sisi pencegahan, Budi menuturkan bahwa masyarakat sebenarnya sudah sangat memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan.
“Kalau semuanya sebelah-sebelahnya sehat, ya enggak usah pakai masker. Tapi kalau sudah ada wartawan sebelahnya yang batuk-batuk, pilek-pilek, ya pakai masker. Sama yang rajin cuci tangan. Ini kan masukannya sama seperti Covid,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan peran penting media agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
“Yang saya penting buat teman-teman wartawan, jangan sampai membuat masyarakat panik karena ini adalah flu yang sudah puluhan tahun kita temui di dunia dan di Indonesia,” tegas Budi.
Saat ditanya mengenai tingkat kesembuhan, Menkes memastikan kondisinya sangat baik. “Belum ada yang dilaporkan meninggal. Karena ini memang flu seperti yang biasa,” pungkasnya. (Hadid Husaini)
