Dua Kali Hand Traktor Disperta-KP Sampang Hilang, DPP GAIB Perjuangan Dukung Kapolres Usut Tuntas

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Hand traktor Disperta-KP. (Fais/kabarterdepan.com) 
Hand traktor Disperta-KP. (Fais/kabarterdepan.com) 

Sampang, kabarterdepan.com – Ketua Umum DPP Ormas Gaib Perjuangan, Habib Yusuf, menyatakan dukungan penuh kepada Kapolres Sampang AKBP Hartono untuk mengusut tuntas kasus kehilangan hand traktor milik Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang.

Dukungan tersebut disampaikan menyusul fakta bahwa aset negara berupa hand traktor bantuan pertanian dilaporkan telah hilang sebanyak dua kali, masing-masing pada tahun 2024 dan tahun 2025, namun hingga kini belum ada kejelasan pertanggungjawaban secara terbuka kepada publik.

Habib Yusuf menilai, hilangnya hand traktor secara berulang menunjukkan lemahnya sistem pengawasan dan distribusi bantuan di lingkungan Disperta-KP Sampang.

“Kami mendukung penuh Kapolres Sampang untuk mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai aset negara yang seharusnya membantu petani justru raib tanpa kejelasan. Ini bukan kejadian sekali, tapi sudah dua kali,” tegas Habib Yusuf kepada kabarterdepan.com, Rabu (7/1/2026).

Hand Traktor Bantuan Pemerintah

Lebih lanjut, Habib Yusuf menyebut Disperta-KP Sampang patut diduga lalai dalam menjalankan mekanisme distribusi dan pengamanan alat mesin pertanian (alsintan), khususnya hand traktor yang bersumber dari bantuan pemerintah.

“Distribusi bantuan ini menyangkut uang rakyat. Kalau sampai dua kali hilang, berarti ada persoalan serius. Aparat penegak hukum harus masuk dan membongkar semuanya secara terang-benderang,” ujarnya.

Ormas Gaib Perjuangan juga meminta agar Polres Sampang tidak ragu memeriksa pihak-pihak terkait, mulai dari pejabat teknis, pengelola gudang, hingga pihak penerima bantuan apabila ditemukan kejanggalan.

IMG 20260107 WA0035
Habib yusuf saat diwawancarai di Kantor DPRD Sampang (fais/kabarterdepan.com)

Habib Yusuf menegaskan, penegakan hukum dalam kasus ini penting agar memberikan efek jera serta mengembalikan kepercayaan masyarakat, khususnya para petani yang selama ini menunggu bantuan alat pertanian.

“Kami ingin kasus ini menjadi pintu masuk untuk pembenahan tata kelola bantuan pertanian di Sampang. Jangan sampai petani terus dirugikan,” tambahnya.

Sementara itu, dukungan terhadap Kapolres Sampang AKBP Hartono terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat.

Publik berharap kepolisian dapat mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya hand traktor Disperta-KP serta memastikan aset negara dapat diamankan dengan baik ke depan. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page