Begini Aktivitas Pria Asal Nganjuk di Masjid Al Hidayah Mojokerto Sebelum Ditemukan Mninggal Dunia

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Petugas hendak mengevakuasi jasad korban di Masjid Al Hidayah Mojokerto. (Redaksi/kabarterdepan.com) 
Petugas hendak mengevakuasi jasad korban di Masjid Al Hidayah Mojokerto. (Redaksi/kabarterdepan.com) 

Mojokerto, Kabarterdepan.com –
Warga Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di serambi Masjid Al Hidayah, Selasa (6/1/2025) sore. Kejadian tersebut pertama kali diketahui saat aktivitas ibadah di masjid berlangsung dan langsung menyita perhatian jamaah serta warga sekitar.

Takmir Masjid Al Hidayah, Nanang, menjelaskan bahwa pria tersebut sudah berada di lingkungan masjid sejak malam sebelumnya. Korban diketahui tidur di bagian depan masjid sebelum akhirnya berpindah lokasi pada pagi hari.

“Memang dari kemarin malam dia tidur di depan,” ujar Nanang.

Pada pagi hingga siang hari, korban terlihat berada di area serambi sebelah utara masjid. Menurut keterangan takmir, selama berada di masjid korban masih beraktivitas dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.

“Kemudian waktu pagi hari pindah di sebelah utara sampai siang,” lanjutnya.

Nanang juga menyebutkan bahwa pada sore hari korban masih sempat melakukan aktivitas mencuci pakaian di sekitar masjid sebelum akhirnya ditemukan tidak bernyawa.

“Bahkan pada waktu sore itu juga sempat mencuci pakaian,” katanya.

IMG 20260106 WA0133
Jasad korban dibawa ambulans

Peristiwa penemuan korban meninggal dunia baru diketahui setelah salat ashar. Saat sebagian jamaah telah meninggalkan masjid, seorang warga yang hendak menunaikan ibadah mendapati korban dalam kondisi tidak bernyawa di serambi masjid.

“Setelah itu nggak tahu setelah salat ashar jamaah sudah pulang kemudian orang ada orang yang mau salat bilang kalau ada orang meninggal,” ungkap Nanang.

Takmir Masjid Al Hidayah Melapor

Mengetahui kejadian tersebut, pihak takmir Masjid Al Hidayah segera melaporkan peristiwa itu kepada perangkat dusun setempat agar segera ditindaklanjuti.

“Kemudian saya melaporkan ke perangkat dusun,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut diketahui bernama Junaidi (40), warga asal Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kematian korban.

Setelah proses olah TKP selesai, jenazah Junaidi dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto, untuk menjalani visum. Hingga kini, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. (Ym)

Responsive Images

You cannot copy content of this page