Ruko di Jalan Gito-Gati Sleman Digerebek Polisi, Diduga Terkait Scam Online Jaringan Internasional

Avatar of Redaksi
sleman
Ruko yang terindikasi terlibat jaringan judi internasional tampak sepi, Selasa (6/1/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Sleman, kabarterdepan.com – Sebuah ruko yang berada di Jalan Gito-Gati, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, digerebek aparat kepolisian dari Polresta Yogyakarta karena diduga terlibat scam atau penipuan online jaringan internasional.

Penggerebekan tersebut dilakukan pada Senin (5/1/2025) dan menyita perhatian warga sekitar.

Ruko di Sleman Dipenuhi Aparat

Dalam video yang viral di media sosial sejumlah personel terlihat memenuhi area ruko hingga proses pengangkutan barang dan orang yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut.

Seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi saat penggerebekan, berinisial N, mengatakan bahwa situasi saat itu cukup ramai.

“Sore sekitar jam tiga sudah ramai polisi. Orang-orang langsung dibawa ke kantor polisi,” ujar N saat ditemui di lokasi.

Ia menyebutkan, penggerebekan tersebut melibatkan pengangkutan menggunakan dua truk.

“Iya, dibawa ke polisi, ada dua truk. Ngangkutnya sekali saja, soalnya ada beberapa,” katanya.

Menurut N, ruko tersebut selama ini beroperasi sebagai sebuah perusahaan customer service (CS) selama 24 jam.

“Biasanya buka 24 jam. Parkir motor di depan sampai penuh, bahkan keluar. Setiap hari ramai, tapi kami enggak pernah tahu mereka kerjanya apa,” jelasnya.

N juga mengungkapkan bahwa orang-orang yang beraktivitas di ruko tersebut mayoritas masih berusia muda dan berpakaian seperti orang bekerja pada umumnya.

sleman

“Karyawannya pakai pakaian biasa, baju sehari-hari. Ada yang formal, ada yang enggak, bebas. Rata-rata masih muda-muda,” tuturnya.

Terkait asal para pekerja, N mengaku tidak mengetahui secara pasti.

“Orangnya orang luar atau orang dalam saya kurang tahu. Plat kendaraan juga macam-macam,” ucapnya.

Warga sekitar pun mengaku tidak mengetahui secara jelas aktivitas yang dilakukan di dalam ruko tersebut.

“Kami cuma lihat dari luar, enggak tahu di dalam ngapain. Tahu-tahunya digerebek dan diangkut semua,” kata N.

Bahkan, menurut informasi yang beredar di lingkungan sekitar, jumlah orang yang diamankan cukup banyak.

“Katanya sih ada sekitar 60 orang yang dibawa, itu kata warga sekitar,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah orang yang diamankan maupun barang bukti yang disita dalam penggerebekan tersebut.

Aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan judi online yang diduga beroperasi dari lokasi tersebut. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page