Belum Diputuskan, Dishub Jatim Kaji Ulang Halte Trans Jatim Tlogomas–Unisma

Dishub Jatim
Kepala Dishub Jatim, Nyono masih mengevaluasi penghapusan 2 halte Trans Jatim. (Husni Habib/Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim) saat ini tengah melakukan evaluasi terkait penolakan masyarakat dan komunitas transportasi terkait titik pemberhentian Trans Jatim di kawasan Tlogomas dan Universitas Islam Malang (Unisma), Kota Malang.

Dishub Jatim

Kepala Dishub Jatim, Nyono mengatakan hingga kini keputusan terkait permintaan masyarakat untuk menghapus halte di kawasan Tlogomas dan Unisma masih belum diputuskan.

Menurutnya penentuan pemberhentian untuk halte Trans Jatim sebelumnya telah melalui survei yang melibatkan masyarakat, Pemerintah Kota Malang, serta Dinas Perhubungan Kota Malang.

“Kita evaluasi lagi, belum-belum diputuskan. Ada beberapa ketidaksinkronan dengan angkutan kota, tetapi ini bukan penolakan. Kita akan lihat perkembangannya,” kata Nyono, Sabtu (3/1/2026).

Lebih lanjut, wacana penghapusan dua halte tersebut mencuat setelah Serikat Sopir Indonesia (SSI) wilayah Malang mengusulkan penghapusan titik naik-turun penumpang di Tlogomas dan Unisma.

Usulan itu disampaikan dalam audiensi pada Senin (22/12/2025) dan diunggah melalui akun Instagram @officialtransjatim. Karena itu, setiap perubahan kebijakan akan kembali dievaluasi bersama para pemangku kepentingan.

1000360623 medium
Trans Jatim Koridor I Malang Raya. (Diskominfo Jatim)

“Kalau memang ada perkembangan dan masukan dari masyarakat, tentu kita evaluasi. Masih belum ada keputusan apakah akan dialihkan ke tempat lain,” pungkasnya

Bus Trans Jatim sendiri telah dilaunching Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebelum momentum libur Natal dan Tahun Baru.

Diharapkan, dengan keberadaan moda transportasi ini dapat membantu mobilisasi masyarakat di kawasan Malang raya dan tentu juga mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi di sana.

Responsive Images

You cannot copy content of this page