
Bantul, kabarterdepan.com – Kesalahpahaman antara pengendara sepeda motor dan warga Karanggayam berujung keributan di wilayah Sitimulyo, Piyungan, Bantul.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.15 WIB di Jalan Sitimulyo–Segoroyoso, tepatnya di depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani Karanggayam.
Kronologi Awal Kejadian Kesalahpahaman
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa kejadian kesalahpahaman tersebut bermula saat sejumlah warga Karanggayam masih berada di sekitar Tugu Karanggayam usai merayakan Tahun Baru.
Tiba-tiba, sekitar lima pengendara sepeda motor mendatangi lokasi dan diduga melakukan provokasi dengan mengajak berkelahi.
“Warga kemudian mengejar para pengendara sepeda motor tersebut hingga ke depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani,” katanya.
“Di lokasi itu ternyata sudah ada rombongan lain dari pengendara motor dengan jumlah sekitar 25 orang, sehingga terjadi keributan,” ujar Iptu Rita.
Karena merasa kalah jumlah, warga Karanggayam kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Situasi pun berbalik, rombongan pengendara sepeda motor berusaha melarikan diri. Dalam upaya melarikan diri tersebut, dua sepeda motor tertinggal dan berhasil diamankan warga.
Dua kendaraan yang diamankan masing-masing adalah sepeda motor Honda Scoopy abu-abu dengan nomor polisi AB 3418 XL dan Honda Scoopy putih hitam dengan nomor polisi AB 4943 JR.

Dari hasil pemeriksaan, di dalam jok motor Scoopy putih hitam ditemukan dompet berisi identitas atas nama AW, pelajar SMA asal Jetis, Bantul, beserta STNK kendaraan. Sementara itu, di dalam jok Scoopy abu-abu juga ditemukan STNK kendaraan.
Akibat keributan tersebut, beberapa orang mengalami luka ringan. Saksi bernama Reza Bagus Tri Saputra mengalami luka lecet pada telinga kanan akibat sabetan sabuk, sedangkan Aditiya Saputra mengalami luka lecet di bagian kepala samping kanan dan belakang, serta pada tangan dan kaki akibat terjatuh.
Pasca kejadian, warga Karanggayam sempat bersiaga di sekitar Tugu Karanggayam hingga pukul 03.00 WIB untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan.
Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah personel gabungan dari Polres Bantul dan Polsek Piyungan memberikan himbauan kepada warga.
“Setelah diberikan imbauan oleh petugas, warga membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Situasi selanjutnya terpantau aman dan kondusif,” pungkas Iptu Rita Hidayanto. (Hadid Husaini)
