
Kesehatan, Kabarterdepan.com — Belakangan ini, nama black garlic atau bawang hitam semakin santer terdengar sebagai bahan herbal primadona. Bukan sekadar bumbu dapur biasa, black garlic telah bertransformasi menjadi superfood yang diburu karena khasiatnya yang berlipat ganda dibandingkan bawang putih biasa.
Berbeda dengan bawang putih mentah yang memiliki aroma menyengat dan rasa getir, black garlic menawarkan sensasi rasa yang unik: manis, sedikit asam, dengan tekstur lembut dan kenyal layaknya jeli. Perubahan ini terjadi berkat proses fermentasi panjang yang secara drastis mengubah profil kimiawi dan nutrisi di dalamnya.
Proses Fermentasi: Kunci Kekuatan Nutrisi
Bawang hitam bukanlah jenis tanaman baru, melainkan hasil “pematangan” bawang putih segar melalui proses penyimpanan pada suhu terkontrol antara 60 hingga 77 derajat Celsius. Proses ini memakan waktu yang cukup lama, yakni berkisar antara 30 hingga 90 hari.
Selama fase fermentasi ini, terjadi reaksi Maillard yang membuat warna bawang berubah menjadi hitam pekat. Namun, yang terpenting adalah peningkatan kandungan nutrisinya. Black garlic diketahui kaya akan vitamin C, vitamin B, folat, kalsium, magnesium, zink, fosfor, hingga zat besi.
Sederet Manfaat Black Garlic bagi Kesehatan Tubuh
Dilansir dari berbagai sumber pada Rabu (31/12/2025), berikut adalah beragam manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi black garlic secara rutin:
1. Menunjang kesehatan jantung
Bawang hitam memiliki sifat antiperadangan dan antioksidan dari senyawa bioaktif di dalamnya. Sifat ini baik untuk menunjang kesehatan jantung, dengan cara memberikan perlindungan terhadap sel yang berada pada sistem kardiovaskular.
Tak hanya itu, senyawa tersebut juga berperan sebagai penghambat pembentukan protein dan enzim yang menjadi penyebab peradangan. Tak berbeda dengan bawang putih, manfaat bawang ini juga membantu menurunkan trigliserida dan kolesterol dalam darah.
Studi dalam Frontiers in Physiology turut menyebutkan, bawang hitam dapat membantu mengoptimalkan peredaran darah sekaligus menurunkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan kardiovaskular.
2. Mencegah komplikasi penyakit gula
Ekstrak bawang hitam dapat membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Selain itu, makanan sehat ini juga menurunkan trigliserida dan kolesterol.
Hal ini karena kandungan antioksidan dan senyawa S-Allylcysteine [SAC] pada bawang hitam yang terbilang tinggi.
Kandungan antioksidan pada makanan telah lama berkaitan dengan penurunan risiko yang berhubungan dengan penyakit kencing manis ini. Tak hanya itu, black garlic juga mencegah munculnya komplikasi karena masalah kesehatan tersebut.
3. Baik untuk pengidap asam lambung
Pengidap asam lambung mungkin sebaiknya tidak mengonsumsi bawang putih mentah. Sebaliknya, jenis bawang ini justru aman untuk pengidap gangguan asam lambung.
Senyawa SAC yang terdapat dalam bawang ini bersifat larut dalam air. Sehingga, senyawa ini membantu proses penyerapan allicin dengan lebih mudah.
4. Black garlic mengurangi risiko kanker
Manfaat black garlic berikutnya adalah membantu mencegah sekaligus sebagai obat alternatif untuk penyakit kanker. Senyawa bioaktif dalam bawang ini bekerja dengan membunuh sel kanker.
Senyawa tersebut juga dapat menghambat bertumbuhnya sekaligus menyebarnya sel tumor, menghentikan alur tumbuhnya sel, dan memicu pembentukan protein tertentu untuk membasmi sel kanker.
5. Meningkatkan fungsi otak
Manfaat black garlic selanjutnya adalah baik untuk kesehatan fungsi otak. Sebab, makanan ini memiliki kandungan antioksidan yang mencegah peradangan.
Terutama peradangan akibat zat tambahan pada makanan maupun senyawa lain yang memiliki sifat merusak.
Efek ini memiliki potensi untuk meningkatkan kemampuan kognitif, termasuk memori. Selain itu, otak juga terlindung dari risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit Parkinson, Demensia, dan Alzheimer.
6. Menurunkan risiko peradangan dalam tubuh
Bawang hitam menjadi salah satu varietas bawang yang memiliki kadar antioksidan yang cukup tinggi. Kandungan ini memiliki kemampuan untuk menjaga tubuh dari potensi kerusakan pada sel atau jaringan akibat terpapar radikal bebas.
Kerusakan pada sel atau jaringan dalam tubuh bisa memicu peradangan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit kronis. Bawang hitam akan mencapai puncak kandungan antioksidannya pada hari ke-21 selama proses fermentasi.
7. Meningkatkan imunitas tubuh
Sebab, antioksidan yang terdapat dalam bawang hitam mampu menurunkan risiko peradangan dalam tubuh.
Dengan begitu, sistem imun tubuh dapat meningkat menjadi lebih optimal. Ketika sistem imun tubuh lebih optimal, tubuh akan lebih mudah melawan berbagai gangguan kesehatan yang memicu penyakit.
8. Mencegah obesitas
Melansir dari jurnal Molecules, manfaat black garlic juga dapat mencegah kondisi obesitas. Kelebihan berat badan menjadi salah satu kondisi yang dapat memicu berbagai penyakit sehingga perlu pencegahan optimal.
Pengonsumsian ekstrak bawang hitam mampu mengurangi berat badan, massa jaringan, hingga kolesterol. Namun, supaya kamu mendapatkan manfaat yang lebih maksimal, tentunya perlu pola hidup dan pola makan sehat yang seimbang.
9. Black garlic mencegah diabetes gestasional
Mengonsumsi black garlic dapat mencegah munculnya gangguan kehamilan ini. Melansir dari Bioscience Reports, aktivitas antioksidan bawang hitam membantu mencegah perkembangan penyakit ini.
