
Hiburan, Kabarterdepan.com – Jagat horor ciptaan SimpleMan kembali melebarkan sayapnya di layar lebar. Menutup tahun 2025 dengan kengerian yang mencekam, film “Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel” hadir untuk menjawab rasa penasaran penonton mengenai asal-usul salah satu kutukan paling mematikan di tanah Jawa.
Film ini merupakan bagian tak terpisahkan dari saga besar Sewu Dino yang meliputi Sewu Dino, Ranjat Kembang, dan Janur Ireng.
Berbeda dengan film pendahulunya, Janur Ireng mengambil latar waktu enam tahun sebelum peristiwa dalam Sewu Dino terjadi. Narasi ini akan membawa penonton menyelami sejarah kelam ritual kuno, konflik perebutan kekuasaan, dan rahasia berdarah yang menyelimuti keluarga besar Kuncoro.
Sinopsis Film Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
Kisah ini berpusat pada dua insan, Sabdo (Marthino Lio) dan Intan (Ratu Rafa). Di tengah kemiskinan yang menghimpit, sebuah ramalan kuno membayangi keberadaan mereka.
Keluarga besar dan para tetua percaya bahwa Sabdo dan Intan membawa garis takdir yang sangat kuat; jika keduanya bersatu, mereka akan memiliki kekuatan yang tak terkalahkan sekaligus tak terbayangkan.
Namun, potensi kekuatan besar ini justru menjadi kutukan bagi mereka. Kabar mengenai takdir tersebut memicu keserakahan paman mereka sendiri, Arjo Kuncoro (Tora Sudiro).
Di balik topeng kemurahan hati, Arjo membawa Sabdo dan Intan ke rumah mewah milik keluarga Kuncoro dengan janji akan kekayaan dan kehidupan yang lebih baik.
Harapan untuk keluar dari jerat kemiskinan ternyata hanyalah awal dari malapetaka yang jauh lebih besar. Alih-alih mendapatkan kenyamanan, Sabdo dan Intan justru terperangkap dalam skema licik Arjo Kuncoro yang haus akan kekuasaan. Rumah mewah tersebut nyatanya adalah penjara yang penuh dengan aura mistis dan teror yang merayap.
Arjo berniat menguasai kekuatan yang dimiliki keponakannya tersebut demi mengukuhkan dominasi keluarga Kuncoro di dunia hitam.
Dalam situasi yang kian terdesak dan nyawa yang berada di ujung tanduk, pilihan yang tersisa bagi Sabdo dan Intan hanyalah melakukan perlawanan dengan cara yang paling ekstrem.
Janur Ireng: Santet Paling Mematikan di Tanah Jawa
Di tengah keputusasaan tersebut, munculah “Janur Ireng”—sebuah praktik ilmu hitam dan santet yang dikenal sebagai yang paling mematikan dan ditakuti di tanah Jawa.
Janur Ireng bukan sekadar simbol kutukan, melainkan manifestasi dari dendam dan kekuatan gelap yang sanggup menghancurkan sebuah garis keturunan hingga akar-akarnya.
Film ini akan menggambarkan secara visual bagaimana janur hitam menjadi perantara maut dalam ritual yang melibatkan pengorbanan dan perjanjian gaib yang tak terelakkan.
Akankah Janur Ireng menjadi penyelamat Sabdo dan Intan, atau justru menjadi awal dari kehancuran abadi bagi siapapun yang terlibat di dalamnya? (*)
