Sempat Dikeluhkan Warga, Ruas Jalan Gatot Subroto Blora Kini Diperbaiki

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Perbaikan di ruas jalan Gatot Subroto Blora. (Foto: Rengga/kabarterdepan.com)
Perbaikan di ruas jalan Gatot Subroto Blora. (Foto: Rengga/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – Ruas Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Blora, kembali diperbaiki setelah mengalami kerusakan dini di sejumlah titik, meski proyek overlay hotmix baru saja rampung.

Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi, Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Binawan Nur Tjahjono, mengungkapkan bahwa hasil pengecekan di lapangan menemukan lima titik kerusakan dengan tingkat keparahan berbeda.

“Kerusakan yang terjadi berupa lubang dengan diameter bervariasi serta penurunan badan jalan. Ada titik dengan ukuran sekitar 7×5 meter, serta lubang berukuran 2×3 meter dengan kedalaman hingga 0,5 meter,” ujar Binawan, Selasa (23/12/2025) sore.

Menurutnya, langkah perbaikan dilakukan dengan metode penguatan struktur jalan agar kerusakan tidak kembali terulang. Material cement treated base (CTB) digunakan sebagai lapisan dasar sebelum aspal kembali dihampar.

“Perbaikan dilakukan menggunakan material cement treated base (CTB) sebelum dilapisi kembali dengan aspal agar struktur jalan menjadi lebih kuat dan stabil,” jelasnya.

Binawan menjelaskan, bahwa proyek overlay hotmix di ruas Jalan Gatot Subroto mulai dikerjakan sejak Juni 2025 dan memiliki masa pelaksanaan selama 90 hari kalender. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada 16 September 2025.

IMG 20251223 WA0135
Perbaikna di sejumlah titik kerusakan jalan

Pekerjaan rehabilitasi jalan itu dilaksanakan oleh CV Wira Nadi Suaccha dengan pengawasan dari Bintang Sembilan Konsultan Bhakti Persada KSO.

“Pekerjaan meliputi pelapisan aus AC-WC sepanjang sekitar 2,7 kilometer dengan nilai kontrak sebesar Rp5,25 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan, secara teknis jalan tersebut dirancang memiliki umur layanan hingga lima tahun, dengan catatan tidak dilintasi kendaraan berat melebihi ketentuan.

Jalan Gatot Subroto Kategori Kelas III

Ruas Jalan Gatot Subroto sendiri masuk dalam kategori jalan kelas III, dengan batas muatan sumbu terberat (MST) maksimal delapan ton, lebar kendaraan 2,2 meter, panjang sembilan meter, dan tinggi kendaraan 3,5 meter.

“Jika kendaraan yang melintas melebihi ketentuan MST, maka usia aspal tidak bisa diprediksi dan berpotensi rusak dalam waktu singkat,” kata Binawan.

Binawan menegaskan, saat ini ruas jalan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan. Dengan demikian, seluruh pekerjaan perbaikan menjadi tanggung jawab rekanan pelaksana proyek.

Ia menargetkan perbaikan dapat selesai dan jalan kembali aman dilalui paling lambat H-1 perayaan Natal 2025, agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat.

“Sebagian ruas memang sudah bisa dilalui dengan baik, namun pekerjaan masih terus berlangsung. Kami berharap cuaca tetap mendukung dan tidak turun hujan agar proses perbaikan dapat selesai tepat waktu,” terangnya.

“Kami juga memohon kepada masyarakat untuk tetap waspada, berhati-hati saat melintas di lokasi pekerjaan, serta mematuhi rambu-rambu yang ada demi keselamatan bersama,” sambung Binawan.

Di sisi lain, warga menyambut baik dimulainya perbaikan tersebut. Mereka berharap pengerjaan dilakukan secara maksimal agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi.

Salah seorang warga Kecamatan Ngawen, Imron, mengaku kini merasa lebih aman saat melintas di Jalan Gatot Subroto.

“Setidaknya sekarang sudah mulai dibenahi. Harapannya ya diperbaiki benar-benar kuat supaya tidak cepat rusak lagi,” katanya. (Rengga)

Responsive Images

You cannot copy content of this page