Pimpin Upacara Hari Ibu dan HBN, Bupati Mojokerto Tekankan Pentingnya Kontribusi Perempuan

Avatar of Lintang
hari ibu
Bupati Mojokerto Miuhammad Albarra memimpin upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 sekaligus Hari Bela Negara ke-77. (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Semangat patriotisme dan apresiasi terhadap peran perempuan menyatu dalam satu panggung khidmat. Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 sekaligus Hari Bela Negara ke-77, Senin (22/12/2025).

Bertempat di Halaman Pendopo Graha Majatama, upacara yang berlangsung tertib ini dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarra sebagai inspektur upacara.

Hari Ibu: Simbol Apresiasi untuk Seluruh Perempuan Indonesia

Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati atau Gus Barra tersebut memberikan penekanan khusus pada makna penting Hari Ibu.

Bagi Gus Barra, peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk pengakuan negara atas dedikasi tanpa batas kaum perempuan.

Ia menegaskan bahwa kontribusi perempuan sangat vital, mulai dari lingkup terkecil yakni keluarga, hingga keterlibatan aktif dalam membangun kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Peringatan ini merupakan apresiasi mendalam bagi seluruh perempuan Indonesia dalam semua peran dan kapasitasnya baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, maupun negara,” ucapnya.

Gus Bupati juga menyebut bahwa di Republik Indonesia, peran para perempuan menjadi satu hal yang tak terbantahkan, termasuk pada masa penjajahan.

Hari Ibu yang diperingati tiap 22 Desember merupakan pengingat tentang diselenggarakannya Kongres Perempuan Indonesia pertama di Yogyakarta yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 25 Desember 1928.

“Sejak itu, hari ini menjadi pengingat bahwa perempuan telah, sedang, dan akan terus menjadi bagian strategis dalam pembangunan bangsa,” tutur Gus Bupati.

IMG 20251222 233825 429 copy 1992x1120

Masih dalam sesi amanatnya, Gus Bupati juga membeberkan terkait Hari Bela Negara yang jatuh pada 19 Desember kemarin. Melalui tema “Teguhkan Bela Negara Untuk Indonesia Maju”, ia mengingatkan para peserta upacara bahwa kemajuan tidak akan bisa diraih tanpa adanya usaha yang kuat, disiplin, dan konsisten.

“Tema ini mengingatkan kita bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ingatnya.

Di tengah upacara yang berlangsung khidmat itu, Gus Bupati juga memberikan perhatian pada beberapa wilayah nusantara yang sedang mengalami musibah saat ini yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Timur.

Ia mengatakan bahwa masyarakat pada ketiga wilayah tersebut juga merupakan saudara seperjuangan yang harus kita bantu atas nama negara yang merdeka.

“Ketiga wilayah ini memiliki peran sejarah yang luar biasa dalam perjalanan republik, sehingga ujian yang mereka hadapi hari ini adalah panggilan bagi kita semua untuk hadir dan membantu mereka,” imbaunya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page