Unusa Kirim Tim Medis Multidisiplin Bantu Korban Bencana di Aceh

unusa
Keberangkatan tim relawan Unusa ke lokasi bencana banjir di Aceh. (Unusa for Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melalui program Peduli Unusa, bersama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, Teknologi (Kemendikti Saintek), terjun langsung ke lokasi bencana di Aceh, tepatnya di Kec. Peusangan, Bireuen.

Dalam kegiatan ini, Tim Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya yang dipimpin Ketua LPPM Unusa, Achmad Syafiuddin menerjunkan tim relawan multidisiplin yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, ahli gizi, ahli sanitasi serta mahasiswa koas kedokteran, guna memberikan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat terdampak bencana.

Tim Unusa Fokus Layanan Kelompok Rentan

Layanan yang diberikan berfokus pada kelompok rentan, yakni lansia, balita, serta ibu hamil dan menyusui. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya bersama tim relawan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan kehamilan, pemeriksaan tumbuh kembangbalita, hingga edukasi kesehatan dasar di lokasi pengungsian.

“Dalam kondisi bencana, kelompok lansia, balita, dan ibu hamil merupakan pihak yang paling rentan. Kehadiran Unisa bersama Kementerian di Aceh adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan kelompok-kelompok ini tetap mendapatkan layanan kesehatan,” kata Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Triyogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN.Eng dalam keterangan tertulis Jumat (19/12/2025).

Lebih lanjut, keterlibatan tenaga medis dan mahasiswa koas juga menjadi bagian dari pembelajaran berbasis empati dan pengabdian kepada masyarakat. Di sini mereka dapat melakukan praktik langsung di lapangan sebagai calon tenaga kesehatan.

“Bagi mahasiswa, khususnya koas kedokteran, ini bukan sekadar praktik lapangan, tetapi pengalaman kemanusiaan yang akan membentuk kepekaan sosial dan profesionalisme,” tambahnya.

Kegiatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Peduli di lokasi bencana Aceh ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan Kementerian serta para pemangku kepentingan setempat.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan kesehatan dan pendampingan yang diberikan berjalan secara efektif, aman, serta benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Semoga bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban, sekaligus dapat memberikan penguatan moral bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya Kemendikti Saintek, sehingga kegiatan Unusa Peduli ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page