Pemkot Mojokerto Optimalkan Peran Satlinmas Jaga Keamanan Natal dan Tahun Baru 2026

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Pemkot Mojokerto mengadakan sosialisasi optimalisasi peran satlinmas saat Nataru. (/Astrid Kabarterdepan.com)
Pemkot Mojokerto mengadakan sosialisasi optimalisasi peran satlinmas saat Nataru. (/Astrid Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto mengadakan sosialisasi optimalisasi peran satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum pelaksanaan ibadah natal 2025 dan tahun baru 2025.

Kegiatan tersebut diselenggarakan ke seluruh Kelurahan Se-Kota Mojokerto secara bergilir, salah satunya di Kelurahan Sentanan yang diselenggarakan pada Kamis (18/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari yang akrab disapa Ning Ita, Camat kranggan Sutilah, Lurah Sentanan Nuning Triana, dan Kepala Dinas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ikhromul Yazak.

Menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun baru, potensi peningkatan aktivitas dan keramaian masyarakat diperkirakan akan terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kota Mojokerto.

Khusus di wilayah Kota Mojokerto, seluruh pihak diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Kelurahan Sentanan yang dikenal sebagai kawasan dengan keberagaman agaman dan tempat ibadah.

Puncak keramaian menjelang Nataru sudah menjadi agenda rutin setiap tahun semua unsur lintas sektor akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga ketentraman ketertiban.

Komitmen Pemkot Mojokerto

Ning Ita mengatakan bahwa TNI, Polri, pemerintah daerah, serta organisasi di luar pemerintah berkomitmen penuh untuk bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan disiplin lalu lintas, serta memastikan seluruh umat beragama dapat melaksanakan ibadah pada hari besar keagamaannya dengan aman, tertib, dan damai.

“TNI Polri pemerintah daerah ataupun organisasi-organisasi yang di luar pemerintah semuanya bisa bersinergi dalam rangka menjaga pertentangan dan ketertiban termasuk pelanggaran lalu lintas dan menjaga Bagaimana umat-umatan kami bisa melaksanakan peribadatan di saat hari besarnya dengan tentram dengan damai ,” ungkapnya. (Astrid)

Responsive Images

You cannot copy content of this page