RS Permata Blora Cetak Prestasi, Raih Predikat Bintang Lima Layanan Digital JKN

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Direktur RS Permata Blora, Zaenal Muttaqin saat menerima penghargaan. (Foto: Rengga/kabarterdepan.com)
Direktur RS Permata Blora, Zaenal Muttaqin saat menerima penghargaan. (Rengga/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – RS Permata Blora mencatatkan capaian membanggakan di penghujung tahun dengan meraih Predikat Bintang Lima Layanan Digital Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penghargaan tertinggi tersebut diberikan langsung oleh BPJS Kesehatan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan rumah sakit dalam mengimplementasikan transformasi digital layanan kesehatan.

Predikat Prestisius RS Permata Blora

Predikat prestisius itu diserahkan oleh Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, saat melakukan kunjungan supervisi ke RS Permata Blora, Kamis (18/12).

Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan JKN yang semakin modern, cepat, dan mudah diakses oleh peserta.

Nuzuludin mengungkapkan, pemanfaatan layanan digital di RS Permata Blora menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Hampir seluruh indikator layanan digital telah dijalankan secara optimal.

“Transformasi digital yang dilakukan RS Permata Blora sudah sangat baik. Pendaftaran online untuk seluruh segmen mencapai 99 persen, sementara pemanfaatan Mobile JKN berada di angka 49 persen dan kami optimistis bisa menembus 50 persen dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, seluruh indikator layanan digital JKN di rumah sakit tersebut telah terpenuhi, mulai dari bridging SEP, penerapan SEP elektronik, integrasi layanan farmasi, hingga bridging antrean dan rujukan.

IMG 20251218 WA0103
Direktur dan jajaran pimpinan RS Permata di Blora.

Atas pencapaian tersebut, RS Permata Blora menjadi satu-satunya rumah sakit di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Pati yang berhasil meraih kategori Bintang Lima, meskipun berstatus sebagai rumah sakit tipe D.

“Ini capaian yang luar biasa. Penghargaan ini harus menjadi pemacu untuk menjaga konsistensi dan terus meningkatkan kualitas layanan,” tegas Nuzuludin.

Selain rumah sakit tersebut, BPJS Kesehatan juga memberikan Predikat Bintang Empat Layanan Digital JKN kepada sejumlah fasilitas kesehatan lainnya, di antaranya Rumkitban Blora, RS PKU Muhammadiyah Blora dan Cepu, RSIA NU Cakra Medika, Klinik Utama Mulia, Bhina Migas Medical Center, RS Budi Agung, RSU Fastabiq Sehat, RS Sebening Kasih, RS As Syuthiyah, RS Keluarga Sehat Tayu, Balkesmas Pati, RSUD RAA Soewondo Pati, RSI Pati, RSI Arafah Rembang, RS Bhina Bhakti Husada, serta RS PKU Muhammadiyah Pamotan.

“Kami berharap capaian ini mampu mendorong rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya untuk terus meningkatkan pemanfaatan layanan digital. Tujuannya satu, memberikan layanan JKN yang semakin cepat, mudah, dan berkualitas bagi peserta,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur RS Permata Blora, Zaenal Muttaqin, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diraih rumah sakitnya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan JKN berbasis digital.

“Terima kasih. Selama ini kami terus berupaya memberikan pelayanan JKN dengan sebaik-baiknya. Berbagai langkah kami lakukan, termasuk peningkatan sistem serta kompetensi sumber daya manusia,” ujarnya.

Zaenal mengakui pihaknya sebelumnya sempat berada di posisi bawah dalam penilaian indikator layanan digital. Namun melalui pembenahan berkelanjutan dan komitmen bersama, rumah sakit perlahan mampu meningkatkan performa.

“Pada tahun 2024 kami mulai menggunakan sistem digitalisasi yang lebih ramah. Proses perpindahan sistem memang membutuhkan waktu dan sempat berdampak pada penilaian di awal, bahkan mengalami penurunan. Namun secara perlahan kami lakukan pembenahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, perbaikan signifikan mulai terlihat dalam beberapa bulan terakhir dan optimistis capaian indikator layanan digital akan semakin meningkat pada tahun mendatang.

“Ke depan kami sudah bersiap untuk peningkatan lanjutan. Dengan kerja sama seluruh pihak, target capaian indikator layanan bisa terpenuhi,” tambahnya.

Dengan capaian tersebut, RS Permata Blora diharapkan dapat menjadi contoh penerapan transformasi digital layanan JKN bagi fasilitas kesehatan lainnya.

BPJS Kesehatan pun terus mendorong optimalisasi layanan digital demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, setara, dan berkelanjutan bagi seluruh peserta JKN. (Rga)

Responsive Images

You cannot copy content of this page