Tragis! Bocah Perempuan 9 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Waduk Pulorejo Mojokerto

Avatar of Redaksi
Jenazah bocah perempuan yang tewas tenggelam saat dievakuasi. (Redaksi/kabarterdepan.com)
Jenazah bocah perempuan yang tewas tenggelam saat dievakuasi. (Redaksi/kabarterdepan.com)

Mojokerto, Kabarterdepan.com –
Peristiwa tragis terjadi di Waduk Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun dilaporkan tewas tenggelam saat bermain di area waduk tersebut, Minggu (14/12/2025) siang.

Korban diketahui berinisial AP (9), warga setempat. Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar waduk.

Berdasarkan keterangan Arif, salah seorang warga, sebelum kejadian korban sebenarnya telah meminta izin kepada orang tuanya untuk bermain ke waduk, namun permintaan tersebut tidak diizinkan.

“Setelah salat Dhuhur, korban ternyata pergi ke waduk bersama dua temannya tanpa sepengetahuan orang tua,” ujar Arif.

Proses Pencarian Korban Tewas Tenggelam

Sesampainya di lokasi, korban bersama salah satu temannya diduga terpeleset hingga terjatuh ke dalam waduk. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan. Salah satu teman korban berhasil diselamatkan, sementara korban tenggelam dan sempat tidak terlihat di permukaan air.

Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung melakukan upaya pencarian di dalam waduk yang memiliki kedalaman sekitar 4 meter. Proses pencarian sempat terhenti beberapa saat sebelum akhirnya kembali dilanjutkan.

“Sekitar pukul 13.20 WIB, korban akhirnya ditemukan tidak jauh dari titik awal korban terjatuh,” terangnya.

Usai ditemukan, korban tewas tenggelam langsung dilarikan ke Puskesmas Dawarblandong untuk mendapatkan penanganan medis. Namun pihak keluarga menolak dilakukan visum, sehingga penanganan hanya dilakukan di puskesmas.

IMG 20251214 WA0081
Pemeriksaan jenazah korban di Puskesmas

Petugas Inafis Polres Mojokerto Kota turut melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh korban guna memastikan ada atau tidaknya unsur kekerasan.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” lanjutnya.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimandikan dan selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page