
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat manajemen kepegawaiannya dengan mengadopsi instrumen modern. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau langsung pelaksanaan Profiling Talenta ASN (ProASN) Tahun 2025 di lingkungan Pemkot Mojokerto.
Kegiatan pemetaan talenta aparatur sipil negara (ASN) ini digelar di Sentra IKM Batik Bharama Wastra, Kelurahan Gununggedangan, pada Jumat (12/12).
ProASN Sebagai Instrumen Manajemen Pegawai
Kehadiran Wali Kota dalam peninjauan ini didampingi oleh figur penting dari pemerintah pusat, yaitu Dr. Herman, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN (PPM ASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kehadiran Deputi BKN menegaskan komitmen nasional terhadap penerapan sistem meritokrasi di Pemkot Mojokerto.
Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, menyebut bahwa pelaksanaan ProASN ini merupakan instrumen yang sangat penting dan efektif untuk mempercepat manajemen kepegawaian.
Terutama, dalam hal penentuan pengisian formasi jabatan yang selama ini kerap memakan waktu melalui pembentukan panitia seleksi (pansel).
“Profiling talenta ASN ini memudahkan bagi saya selaku PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) untuk menentukan pengisian formasi jabatan yang tepat, sesuai potensi dan kompetensi personal ASN,” tutur Ning Ita.
Di sisi lain, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN (PPM ASN) BKN, Dr. Herman menjelaskan bahwa Profiling Talenta ASN merupakan kebijakan BKN yang dirancang untuk memetakan kompetensi dan potensi seluruh ASN sebagai dasar akselerasi manajemen talenta.
“Dengan ProASN ini, peta seluruh pegawai di Kota Mojokerto akan tersedia. Selanjutnya menjadi kewenangan Ibu Wali Kota dalam penataannya,” tuturnya.
Dengan terlaksananya Profiling Talenta ASN ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap pengelolaan SDM aparatur ke depan berjalan semakin efektif, transparan, dan mampu menghadirkan birokrasi yang kian profesional dalam melayani masyarakat. (*)
