
Sleman, kabarterdepan.com – Polresta Sleman akan menggelar pengamanan selamat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dengan Operasi Lilin Progo.
Kabag Ops Polresta Sleman Kompol Masnoto menyampaikan bahwa operasi nantinya akan dimulai pada 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Akan dilakukan (Operasi Lilin Progo 2025) selama 12 hari ke depan dan akan dilanjutkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD),” katanya saat jumpa pers di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Beran, Tridadi, Sleman, DIY, Kamis (11/12/2025).
Untuk KRYD, kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi mobilisasi masyarakat yang meningkat termasuk langkah sterilisasi usai Nataru.
Polresta Sleman juga akan melakukan Apel gelar pasukan H-1 atau tanggal 19 Desember menjelang operasi.
Terkait dengan kekuatan personel, pihak yang bersama dengan sejumlah pihak terkait seperti TNI, Pemerintah Sleman, hingga relawan akan berkolaborasi.
1.071 Persinel Polresta Sleman
Pihaknya menyebut dalam operasi kali ini melibatkan 1.071 personel dengan 268 anggota yang mendapat surat perintah.
“Itu nanti juga akan akan dibackup dari TNI, Satpol PP dan relawan. Untuk dari instansi samping belum tahu jumlahnya, karena menunggu rapat eksternal,” jelasnya.
Pihaknya juga menyebut pada Pengamanan Natal dan tahun baru kali ini pihaknya juga di BKO oleh Polda DIY.
Pada Nataru kali ini, para anggota juga akan berjaga di Posko Gabungan yang ada di 4 titik.
“Titiknya ada 4, mengacu pada tahun sebelumnya terdiri dari Pos Pelayanan, Pos Pengamanan dan Pos terpadu,” jelasnya.
“Pos pengamanan ada di simpang TWC Prambanan Jalan Solo, kemudian di simpang Pelem Gurih Gamping, kemudian Pos Pelayanan ada di Amplaz,” katanya.
Pos PAM juga akan didirikan di Jalan Magelang-Tempel selama berjalanya operasi bersama dengan personil dari Dishub Sleman dan Jasa Raharja.
“Pelayanan nanti sifatnya umum, kita layani baik kemacetan lalu lintas, potensi gangguan keamanan, kerawanan dan lain-lain saat perayaan kegiatan Nataru,” jelasnya.
Pengamanan Gereja
Ia menyampaikan akan memberikan pengamanan kepada para Jemaah yang akan merayakan Misa Natal.
Di Sleman, disebutnya akan ada 107 titik Gereja yang akan diberikan pengamanan. Sementara itu, terdapat 12 gereja besar akan mendapat pengamanan ekstra.
“Kita siap mengamankan misalnya, karena biasanya misa tidak hanya sekali. Biasanya Gereja besar itu sampai 5 kali,” katanya.
“Kami sudah koordinasi dengan Jibom Gegana Satbrimob Polda DIY beberapa sasaran pengamanan,” imbuhnya.
Selain itu, pihaknya kepolisian disebutnya juga akan melakukan pengamanan terhadap tempat hiburan dan wisata. (Hadid Husaini)
