
KabupatenMojokerto,KabarTerdepan.com- Sosialisasi Arsitektur Pemerintah Digital digelar di Hotel Arayanna, Trawas, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk mendorong percepatan transformasi digital yang selaras dengan arah pembangunan daerah.
Acara ini diikuti oleh berbagai perangkat daerah yang ingin memperkuat pemahaman terkait integrasi sistem digital. Para peserta tampak antusias mengikuti penyampaian materi yang menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur.
“SPBE pasti gagal kalau proses bisnis perangkat daerah tidak sinkron. SPBE akan gagal kalau data kita tidak memadai. SPBE pasti gagal kalau infrastruktur kita juga tidak cukup untuk membangun sistem pemerintah berbasis elektronik. SPBE akan gagal kalau Sumber Daya Manusia tidak memiliki pola pikir digital,” ujar Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto, Nugraha Budhi Sulistya.
Arah Pemerintah Digital
Dalam penyampaian lain, Nugraha menjelaskan bahwap Pemerintah Digital merupakan sistem yang mengarahkan kondisi saat ini menuju target yang ingin diwujudkan melalui rencana pembangunan daerah.
“Pemerintah Digital adalah sistem yang mengarahkan kondisi sekarang yang ingin mewujudkan apa, dan inilah alat bantu berupa pentahapan untuk mencapai tujuan yang sudah dituangkan dalam RPJMD tahun 2024 sampai 2029,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa pemkab memiliki keunggulan dalam hal akses data strategis.
“Kabupaten Mojokerto satu-satunya kabupaten yang mendapatkan akses untuk data Survei Sosial Ekonomi Nasional sampai level tiga,” ujar Kepala Dinas tersebut.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah berharap penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik semakin terarah, efisien, dan berdampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan publik. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan terintegrasi. (Ezra)
