
Sampang, Kabarterdepan.com – Suasana halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang memanas pada Rabu (10/12/2025) ketika rombongan DPP Ormas Gaib datang untuk menggelar audiensi terkait dugaan penggelapan pajak Rp3,3 miliar di lingkungan RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang.
Namun audiensi itu tak pernah terjadi. Rombongan menunggu, tetapi pihak Kejari tak muncul memberikan penjelasan apa pun.
Padahal, menurut Ormas Gaib, demonstrasi yang semula direncanakan diganti menjadi audiensi setelah melalui koordinasi resmi dengan Polres Sampang.
DPP Ormas Gaib Kecewa
Ketua Umum DPP Ormas Gaib, Habib Yusuf, menyampaikan kekecewaannya karena merasa tidak dihargai sebagai pihak yang datang dengan itikad baik.
“Kami sudah batalkan demo, diganti audiensi. Polres sudah komunikasikan ke Kejari. Namun yang terjadi, kami menunggu tanpa satu pun penjelasan. Seolah-olah Kejari sengaja menghindar,” ujar Habib Yusuf.
Yusuf menegaskan bahwa ketidakhadiran pihak Kejari tanpa pemberitahuan resmi justru memicu kekecewaan masyarakat.
Di sisi lain, Kasi Intel Kejari Sampang, Diecky, memberikan keterangan berbeda. Diecky menyatakan bahwa Kejari sama sekali tidak menerima surat, pemberitahuan, maupun laporan resmi mengenai agenda audiensi dengan Ormas Gaib.
“Kami tidak menerima surat maupun laporan terkait rencana audiensi tersebut. Tidak ada pemberitahuan masuk ke kami,” tegas Diecky saat dihubungi kabarterdepan.com, Rabu (10/12/2025).
Pernyataan ini menunjukkan adanya perbedaan informasi antara Ormas Gaib, Polres, dan Kejari, sehingga memunculkan tanda tanya terkait jalur komunikasi yang sebenarnya.
Audiensi yang gagal itu sejatinya difokuskan untuk menanyakan perkembangan penanganan dugaan penggelapan pajak Rp3,3 miliar oleh oknum di lingkungan RSUD dr. Mohammad Zyn.
Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena dianggap menyangkut transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Tak puas dengan situasi tersebut, Habib Yusuf memastikan pihaknya akan mengambil langkah lanjutan.
“Kami merasa di mainkan, kami siap turun dalam aksi damai pada Selasa besok,” tegasnya. (Fais)
