Pemda DIY Kirim Bantuan Tahap Kedua Bencana Banjir-Longsor Sumatera

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Pemda DIY kembali menyalirkqn Bantuan sebagai bentuk solidaritas atas musibah bencana longsor dan banjir di Sumatera, Senin (8/12/2025). (Pemda DIY for kabarterdepan.com)
Pemda DIY kembali menyalirkqn Bantuan sebagai bentuk solidaritas atas musibah bencana longsor dan banjir di Sumatera, Senin (8/12/2025). (Pemda DIY for kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Tahap kedua pemberian bantuan kebencanaan di wilayah Sumatera oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY diberangkatkan, Senin (8/12/2025)

Pada bantuan kali ini total terdapat sejumlah bantuan obat-obatan dan perbekalan kesehatan dengan berat 842 kgm.

Untuk tahap kedua, pengiriman dikerjasamakan dengan pihak jasa ekspedisi (JNE) yang secara simbolis diberangkatkan oleh Wakil Gubernur DIY KGPAA Sri Paduka Paku Alam X.

Bantuan yang diberangkatkan ini merupakan buffer stock dari Dinas Kesehatan DIY, mencapai total hampir 1 ton dengan estimasi nilai setara sekitar Rp96 juta.

Sri Paduka menyampaikan bahwa musibah yang terjadi di Sumatera merupakan cobaan sekaligus pelajaran bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Ini ujian buat semua. Tidak ada yang mengharapkan kejadian seperti ini. Ini pelajaran buat kita semua,” ungkap Sri Paduka.

Sri Paduka juga secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif dan empati yang ditunjukkan oleh warga dan mahasiswa asal Sumatera yang berada di Yogyakarta.

“Ada warga yang saya amati di sini itu justru memberi kesempatan misalnya makan gratis atau apa,” katanya.

“Ada juga beberapa kelompok-kelompok mahasiswa yang kemudian berempati, yaitu melalui keluarganya dikirim bantuan ke sana. Dan buat saya ini luar biasa. Inilah Indonesia,” kata Sri Paduka.

Selain itu, Sri Paduka menyampaikan pesan yang berpusat pada kesehatan relawan dan pentingnya solidaritas.

Menurutnya, pertolongan yang diberikan kepada para korban tidak harus mengabaikan keselamatan para relawan sendiri.

“Kepada para  relawan, baik dari mana pun berasal, yang paling penting jaga kesehatan. Terus berjuang untuk membantu sesama,” kata Sri Paduka.

Sebelumnya, Pemda DIY telah menyalurkan  bantuan tahap pertama melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) pada Jumat (05/12) lalu.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, dalam laporannya merinci misi logistik ini.

Secara teknis, bantuan 842 kg didistribusikan spesifik untuk Aceh (316 kg), Sumatera Utara (264 kg), dan Sumatera Barat (262 kg).

Bantuan esensial yang dikirim dalam tumpukan seberat hampir satu ton itu mencakup kebutuhan dasar seperti masker, multivitamin, obat penurun panas, obat penghilang rasa sakit, obat gatal, dan obat batuk.

Ia mengungkapkan bahwa fokus utama pengiriman adalah memulihkan pelayanan kesehatan dasar di lokasi bencana karena banyak puskesmas yang mengalami gangguan.

Anung menjamin bahwa pengiriman ini tidak akan mengganggu ketersediaan obat bagi masyarakat di DIY.

“Yang kami berikan adalah buffer stock yang memang aman untuk diberikan kepada masyarakat di Sumatera yang terdampak bencana,” tegasnya.

Pemda DIY Siap Kirim Nakes

Sementara untuk potensi mengirimkan bantuan tenaga medis, Anang mengatakan Pemda DIY siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mengirimkan tenaga medis. “Kami di DIY sudah punya tim yang namanya Emergency Medical Team,” ungkapnya.

Namun, pengerahan tim medis masih menunggu arahan. Hal ini karena kebutuhan di lokasi, khususnya dokter spesialis, saat ini sudah banyak dipenuhi oleh Kemenkes.

Ia menyebut jika Pemda DIY terus dilakukan dengan Pusat Krisis Kesehatan. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page