Klarifikasi Resmi Dinkesda Blora: Cemaran E Coli Ditemukan pada Makanan Program MBG

Avatar of Redaksi
Sekretaris Dinkesda Blora, Nur Betsia Bertawati (Rengga/kabarterdepan.com)
Sekretaris Dinkesda Blora, Nur Betsia Bertawati (Rengga/kabarterdepan.com)

Blora, Kabarterdepan.com – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi terkait dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah siswa dari tiga sekolah di Kabupaten Blora.

Kasus ini sebelumnya menimpa siswa SMPN 1 Blora, SMP Kristen Blora, dan SMP Katolik Blora, setelah mereka mengonsumsi hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, mengingat program MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan gizi pelajar.

Insiden yang terjadi beberapa waktu lalu itu membuat instansi terkait bergerak cepat melakukan investigasi, termasuk pengambilan sejumlah sampel untuk diuji di laboratorium.

Penjelasan Dinkesda Blora

Sekretaris Dinkesda Blora, Nur Betsia Bertawati, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan lengkap hasil uji laboratorium yang menjadi dasar dalam mengidentifikasi penyebab gangguan kesehatan tersebut.

Menurutnya, hasil pemeriksaan laboratorium bakteriologis terhadap sampel makanan dan air yang dikonsumsi para siswa menunjukkan adanya indikasi cemaran bakteri yang berpotensi membahayakan kesehatan.

“Berdasarkan hasil laboratorium bakteriologis air dan makanan, keracunan makanan disebabkan oleh bakteri E. coli yang terkandung di makanan,” jelas Nur Betsia, Senin (8/12/2025).

Ia menegaskan bahwa temuan tersebut menjadi rujukan utama dalam penanganan kasus, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pihak penyedia makanan dalam program MBG.

Lebih lanjut, Nur Betsia memaparkan data mengenai jumlah siswa yang mengalami gejala setelah menyantap menu MBG yang disalurkan pada 25 September 2025.

Menurutnya, pemetaan jumlah korban penting untuk menelusuri pola penyebaran serta memastikan semua siswa yang terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan.

Dinkesda Blora menegaskan komitmennya untuk menuntaskan investigasi sekaligus meningkatkan pengawasan terhadap makanan yang disajikan dalam program pemerintah tersebut.

Mereka berharap klarifikasi ini dapat memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat mengenai penyebab insiden keracunan serta langkah-langkah tindak lanjut yang sedang dilakukan. (Rga)

Responsive Images

You cannot copy content of this page