
Sleman, Kabarterdepan.com – Sebuah unggahan di Instagram @merapi_uncover memicu perhatian publik setelah menampilkan kotoran gerobak sapi atau bajigur yang tercecer di Jalan Pandowoharjo, Sleman, pada Minggu pagi (7/12/2025).
Kotoran Bajigur Tercecer Ganggu Pedagang dan Pengguna Jalan
Dalam unggahan itu disebutkan seekor sapi yang menarik gerobak mengeluarkan kotoran saat melintas di jalur yang juga digunakan para pedagang membuka lapak.
Menurut informasi dalam postingan, kotoran yang jatuh kerap terlindas kendaraan bermotor dan memercik ke area para pedagang. Ketika ditinjau langsung, masih ditemukan beberapa titik kotoran di sisi utara jalan yang belum dibersihkan.
Salah satu pedagang, Ermi, mengaku pemandangan bajigur bukan hal baru, terutama pada jam-jam awal pagi dan menjelang sore. Ia menambahkan bahwa keberadaan gerobak sapi itu tak jarang membuat arus kendaraan tersendat.
“Kadang bikin macet, apalagi kalau lewatnya rombongan. Mobil dan motor bingung mau menyalip karena jalannya pelan,” ujarnya.

Ia mengetahui bahwa operasi bajigur tersebut dikelola oleh kelompok wisata di salah satu desa sekitar jalur itu.
Sementara itu, kusir bajigur bernama Lutfika menjelaskan bahwa gerobak sapi memiliki desain berbeda dengan andong wisata yang dilengkapi penampung kotoran. Kondisi ini membuat kotoran bisa jatuh langsung ke jalan saat gerobak melintas.
“Gerobak memang tidak ada tempat seperti andong,” ucapnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa rombongan gerobak sapi membawa petugas kebersihan ketika melintasi kawasan padat penduduk. Kotoran akan segera disapu dan dibuang begitu terlihat jatuh di jalan.
“Kalau lewat permukiman, kami bawa sapu sendiri. Kalau ada kotoran langsung kami bersihkan,” jelasnya.
Menurut Lutfika, sebagian besar warga sudah akrab dengan aktivitas angkutan tradisional tersebut, namun pihaknya tetap berupaya menjaga kebersihan dan kenyamanan pengguna jalan. (Hadid Husaini)
