
Kota Surabaya, Kabarterdepan.com – Seminar “Inovasi Bersama Bangun Masa Depan Humas Indonesia” berlangsung meriah di Universitas Negeri Surabaya pada Jumat (5/12/2025).
Acara ini menarik perhatian ratusan peserta karena menghadirkan pembicara dari kalangan praktisi teknologi dan komunikasi modern.
Ratusan Peserta Padati Auditorium Unesa
Acara yang berlangsung di Auditorium lt 11 Rektorat Unesa Lidah Wetan, Surabaya ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai institusi.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang menghadirkan pandangan baru mengenai perkembangan informasi dan masa depan kehumasan Indonesia.
Salah satu pembicara utama adalah Aqsath Rasyid, pendiri perusahaan teknologi berbasis analisis data dan social listening.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan perubahan besar cara manusia mengakses dan memanfaatkan informasi sejak memasuki era digital dua dekade terakhir.
“Dulu tantangannya adalah ‘di mana cari informasi’, sekarang berubah menjadi ‘informasi mana yang benar dan relevan’,” ujar Rasyid.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa masyarakat modern kini lebih bergantung pada ponsel dibandingkan barang pribadi lainnya.
Ia menggambarkan bahwa banyak orang cenderung memeriksa gawai mereka setiap beberapa menit sehingga ketenangan menjadi sulit diperoleh akibat banjir informasi dari berbagai platform.

Aqsath Rasyid juga menuturkan bahwa perusahaannya mampu mengelola data dari Twitter, Facebook, Instagram, dan platform digital lainnya. Seluruh proses ini dikembangkan menggunakan kecerdasan buatan, lebih dari seratus algoritma, graph analysis, serta beragam tools analisis yang dirancang untuk kebutuhan komunikasi.
“Kami tidak hanya membuat dashboard, tapi juga program yang bisa ‘care’ dan ‘engage’ dengan audiens, sehingga data benar-benar membantu pengambilan keputusan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi berbasis data kini menjadi kebutuhan penting di berbagai sektor. Pemerintah, perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung, hingga komunitas lokal mulai mengadopsi data storytelling untuk meningkatkan efektivitas pesan yang disampaikan.
Seminar Berjalan Interaktif dan Relevan bagi Praktisi Humas
Seminar yang berlangsung selama beberapa jam tersebut berjalan lancar dan interaktif. Antusiasme tinggi dari ratusan peserta menunjukkan bahwa tema inovasi dan masa depan komunikasi masih menjadi topik yang sangat relevan bagi perkembangan Humas Indonesia. (Rio)
