HKBP Serukan Penolakan Bantuan dari Pihak Perusak Lingkungan

Avatar of Redaksi
HKBP
Unggahan di Instagram terkait HKBP menyerukan gereja tolak bantuan dari pihak perusak lingkungan. (Instagram)

Tapanuli Utara, Kabarterdepan.com – Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) menegaskan seruan agar gereja menolak bantuan bencana dari pihak yang terlibat perusakan lingkungan.

Seruan ini disampaikan setelah meningkatnya bencana di Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat yang dinilai berkaitan dengan kerusakan alam.

Huria Kristen Batak Protestan menyampaikan bahwa gereja perlu menjaga integritas pelayanan. Mereka menilai bantuan dari pihak yang merusak lingkungan berpotensi mengaburkan kesaksian moral gereja.

“Sehubungan dengan itu Huria Kristen Batak Protestan menyampaikan seruan moral untuk tidak menerima bantuan dari individu, kelompok atau perusahaan termasuk PT Toba Pulp Lestari,” tulis Pendeta Victor Tinambunan dalam unggahan Instagram kantor pusat HKBP @kantorpusathkbp, Selasa (02/12/2025).

Victor menjelaskan gereja harus bersikap tegas terhadap kepentingan yang bertentangan dengan prinsip keadilan dan kelestarian alam. Ia menekankan pentingnya keteguhan gereja dalam menjaga keutuhan ciptaan.

“Gereja tidak boleh berkompromi dengan kepentingan yang bertentangan dengan keadilan dan keutuhan ciptaan. HKBP harus tetap setia menjadi suara kenabian yang tegas melawan praktik yang merusak lingkungan dan kehidupan,” katanya.

Huria Kristen Batak Protestan juga meminta pemerintah menghentikan izin yang merusak ekologi serta menegakkan hukum secara adil.

Mereka menyatakan kerusakan lingkungan bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga akibat tindakan manusia yang tidak bertanggung jawab.

“Kami menegaskan bahwa kerusakan alam bukanlah peristiwa alamiah semesta melainkan juga buah dari keserakahan, eksploitasi dan praktik ekonomi yang merusak karya ciptaan Tuhan,” ujarnya.

Dukungan Tetap HKBP bagi Korban Bencana

Selain itu, Huria Kristen Batak Protestan mengimbau seluruh jemaat untuk tetap memberikan dukungan bagi para korban bencana dengan hati yang tulus. Mereka mengingatkan agar setiap bantuan tetap mencerminkan kesaksian moral gereja.

“Dengan rasa syukur kami menyampaikan terima kasih atas segala bentuk bantuan yang telah diterima melalui HKBP dari individu, kelompok gereja serta pelayanan HKBP di tingkat huria, resort dan distrik,” tulis Victor dalam keterangannya, Senin (02/12/2025).

“Setiap uluran tangan adalah wujud nyata kasih Kristus bagi saudara saudara kita yang sedang menderita. Setiap uluran tangan wujud nyata kasih Kristus bagi saudara yang sedang menderita,” tambahnya. (Innka)

Responsive Images

You cannot copy content of this page