
Bekasi, Kabarterdepan.com – Pemerintah Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, menggelar Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra Musrenbang) RKPD Tahun 2027 pada Kamis (4/12/2025).
Forum ini menjadi ruang penting bagi warga, tokoh masyarakat, RT/RW, LPM, serta unsur kelembagaan untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.
Pra Musrenbang Jadi Wadah Kolaboratif Warga
Lurah Harapan Jaya, Mohammad Soleh, menegaskan bahwa Pra Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, tetapi wadah kolaboratif yang memastikan arah pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif warga agar perencanaan yang disusun benar-benar tepat sasaran.
Dalam forum tersebut muncul sejumlah isu strategis yang ditetapkan sebagai prioritas, di antaranya peningkatan infrastruktur lingkungan, penguatan pelayanan publik di tingkat kelurahan, serta penanganan banjir yang kerap terjadi di wilayah Harapan Jaya.
“Kita ingin setiap warga merasa terlibat dan hasil perencanaan benar-benar memberi manfaat bagi semua. Infrastruktur, pelayanan publik, dan penanganan banjir adalah hal-hal yang paling banyak disampaikan dan menjadi fokus kita,” ungkap Soleh.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan penyusunan daftar usulan prioritas bersama. Semua hasil akan dibawa ke Musrenbang tingkat Kecamatan Bekasi Utara sebagai bagian dari proses penyusunan RKPD Kota Bekasi Tahun 2027.
Namun, suasana positif sedikit tercampur dengan kekhawatiran dari perwakilan RW, Alvian. Dia mengeluhkan bahwa usulan yang diajukan melalui RW jarang terealisasi, bahkan beberapa sudah menunggu selama 2 tahun tanpa hasil.
“Kebanyakan yang terealisasi itu Pokir dari dewan, sedangkan usulan kami melalui Musrenbang tidak pernah ada hasil. Kami kecewa,” ungkap Alvian. (Yanso)
