Tekan Angka Stunting, Unusa dan UNICEF Rilis Pedoman Strategi KPP di Lumajang

stunting
Peluncuran Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku, hasil kerja sama Unusa dan Pemkab Lumajang. (Unusa for Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama UNICEF resmi meluncurkan dan mendiseminasikan Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP).

Pedoman ini merupakan dokumen panduan yang dirancang untuk memperkuat strategi komunikasi lintas sektor dalam menekan angka stunting.

Upaya Kolektif Tekan Angka Stunting

Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar menyampaikan pedoman strategi KPP merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Lesehatan dan Unusa yang ditujukan untuk mengurangi angka stunting.

Stunting merupakan persoalan strategis yang menyangkut kualitas generasi muda di masa mendatang, termasuk produktivitas. Penanganan stunting memerlukan pendekatan yang jauh lebih komprehensif daripada sekadar penanganan medis.

Ia menilai perubahan perilaku masyarakat, mulai dari cara berpikir hingga pola hidup sehari-hari, menjadi faktor krusial yang tidak boleh dikesampingkan.

“Anak yang mengalami stunting berisiko mengalami hambatan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Ini bukan hanya soal kekurangan gizi, tetapi persoalan masa depan sumber daya manusia kita,” kata Indah, Rabu (3/12/2025).

WhatsApp Image 2025 12 04 at 11.22.58 AM
Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku

Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku yang diluncurkan ini berisi panduan komprehensif mengenai cara menyampaikan pesan kesehatan secara tepat sasaran.

Di dalamnya mencakup segmentasi target sasaran, perumusan pesan inti, pendekatan komunikasi yang relevan dengan konteks budaya lokal, serta mekanisme koordinasi lintas sektor.

“Dengan adanya pedoman tersebut, berbagai elemen pelaksana di lapangan diharapkan memiliki standar yang seragam dalam mengedukasi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu Sa’bania, dosen Unusa sekaligus Person in Charge (PIC) dalam kegiatan tersebut, memaparkan bahwa penyusunan pedoman ini bukan proses instan.

Selama satu tahun terakhir, Unusa bersama UNICEF bekerja intensif dengan berbagai OPD di Kabupaten Lumajang untuk merumuskan strategi komunikasi yang berbasis data, evidence, dan kondisi sosial masyarakat.

“Dokumen ini merupakan bentuk kontribusi Unusa dan UNICEF dalam memetakan strategi komunikasi lintas sektor, baik sektor kesehatan maupun non-kesehatan seperti perangkat desa,”pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page