
Sleman, kabarterdepan.com – Masjid Nurul Asri, Deresan, Caturtunggal, Depok, Sleman menggelar open donasi untuk korban musibah banjir dan longsor di Pulau Sumatera.
Hingga hari ini, Selasa (2/12/2025) total donasi yang sudah terkumpul mencapai sekitar Rp600 juta.
Tidak hanya dalam bentuk uang, masjid Nurul Asri juga menerima berbagai bantuan logistik dari masyarakat yang nantinya akan dikirim ke para pengungsi korban banjir-longsor di Sumatera.
Humas Masjid Nurul Ashri Deresan Bangkit Panuntunari menyampaikan penggalangan dana telah dilakukan sejak Jumat (28/11/2025). Bersamaan dengan itu dibuka juga bantuan kebutuhan pokok yang dibuka hingga Rabu (3/12/2025)
“Kami kan program utamanya pemberangkatan truk untuk pemberian kebutuhan bantuan meskipun juga open donasi uang. Tapi untuk barang-barang kebutuhan masyarakat harus segera diberangkatkan,” katanya saat diwawancarai, Selasa (2/12/2025).
“Karena barangnya itu loading time dari Yogyakarta sampai Riau ataupun Aceh itu perlu waktu, jadi kita hanya membuka dari hari Jumat sampai Rabu,” imbuhnya.
Donasi Kebutuhan Pokok
Pihaknya juga menerima berbagai bantuan kebutuhan para korban seperti pakaian, popok, selimut hingga alat-alat kebersihan.
Pihak Masjid disebutnya juga telah menerjunkan relawan dan sudah berangkat bersama dengan sejumlah lembaga lainya. Ia menyebut Masjid akan mengirimkan relawan hingga beberapa batch sebelum kondisi darurat di sejumlah daerah terdampak benar-benar pulih.
“Karena ada yang sudah diberangkatkan sebanyak 3 orang. Tapi untuk batch kedua ini lebih terstruktur,” katanya.
Dari laporan yang ia terima, para relawan disebutnya kesulitan mengakses sejumlah wilayah, terutama wilayah Aceh.
“Kabar terbaru Aceh tidak ada akses kecuali udara sebagai satu-satunya. Karena akses Aceh itu beda dengan Jawa, itu pagi tadi tidak ada akses, masuk laut bisa diakses tapi tidak ada armada yang melayani pemberangkatan ke Aceh sehingga satu-satunya hanya lewat udara,” katanya.
Selain itu, pihaknya menemukan sulitnya masyarakat mendapatkan bahan bakar. Relawan yang akan diberangkatkan pada batch kedua nantinya akan membawa sebanyak mungkin bahan bakar untuk dibawa ke Sumatera untuk mempermudah mobilitas kendaraan.

Melalui media sosial, Masjid Nurul Ashri juga membuka rekrutmen bagi masyarakat yang memiliki kompetensi sebagai relawan untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan untuk diberangkatkan ke Sumatera.
“Dari kemarin sempat kami membuat postingan diberangkatkan ke Sumatera tembus 1000. Tapi kami memilih yang memiliki kompetensi untuk berangkat,” jelasnya.
“Karena ini (pemberangkatan relawan) bukan yang mau, tapi yang mampu, disortir mana yang mampu untuk kebencanaan,” jelasnya. (Hadid Husaini)
