
Sampang, kabarterdepan.com – Permasalahan listrik di Kabupaten Sampang kembali mencuat terkait pelayanan PLN Sampang. Bukan hanya Dusun Setran Timur yang mengalami gangguan, warga Dusun Bareelah juga mengeluhkan kondisi listrik yang tak layak dan membahayakan peralatan elektronik mereka.
Kyai Muqadom, tokoh masyarakat setempat, saat ditemui kabarterdepan.com menyampaikan bahwa listrik di dusunnya sering tak stabil, terutama pada malam hari.
Akibat voltase yang naik-turun, sejumlah perangkat elektronik seperti televisi, kulkas, hingga pengeras suara untuk adzan tidak dapat berfungsi dengan baik.
“Ketika jam lima sore ke atas, TV, kulkas, sampai toa masjid tidak bisa dipakai maksimal. Listriknya naik-turun terus,” ungkap Kyai Muqadom, Selasa (2/12/2025)
Muqadom juga menyangkan, dimana setiap bulannya beberapa masyarakat termasuk Muqadom menggunakan Meteran Listrik berbasis Pulsa (Token), yang dimana setiap bulannya menghabiskan kisaran Rp 50.000. Namun listrik yang digunakan tidak stabil, dikarenakan Trafo masih menyambung dari desa sebelah.
Respon PLN Sampang
Setelah mendapat laporan tersebut, tim kabarterdepan.com mencoba menghubungi pihak terkait, yakni Manda, Bagian Teknis PLN Sampang. Manda menyampaikan bahwa dirinya baru beberapa minggu bertugas di wilayah Sampang.
“Saya masih baru di sini. Untuk memberikan jawaban, saya perlu mengatur waktu dan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak,” ujar Manda saat dihubungi kabarterdepan, Selasa (2/12/2025) sore.

Sebagaimana diketahui, PT PLN memiliki mandat dari pemerintah untuk menyediakan tenaga listrik yang andal dan memenuhi hak-hak konsumen. Namun kondisi yang terjadi di sejumlah dusun di Sampang justru menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pelayanan yang diberikan.
Keluhan warga Setran Timur dan Bareelah menjadi gambaran bahwa masih ada wilayah yang belum merasakan listrik layak sebagaimana mestinya.
Masyarakat pun berharap PLN Sampang bergerak cepat memberikan solusi konkret agar aktivitas dan fasilitas publik dapat kembali berjalan normal. Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menanti tindak lanjut nyata dari PLN Sampang. (Fais)
