BPBD Jatim Resmi Buka Penggalangan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang Sumatra

Avatar of Jurnalis: Husni
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto pastikan bantuan akan dikirim secepatnya. (Husni Habib/Kabarterdepan.com)
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto pastikan bantuan akan dikirim secepatnya. (Husni Habib/Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com  – Menyikapi bencana banjir bandang yang terjadi di Pulau Sumatra, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim resmi membuka donasi bantuan sebagai respons cepat atas banyaknya permintaan dukungan logistik dari daerah terdampak.

Kepala BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan pihaknya telah membuka penggalangan dana sejak akhir pekan lalu. Hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara yang tengah tertimpa bencana akibat cuaca buruk di Sumatra.

“Disini situasinya darurat, agar masyarakat bisa ikut membantu kami membuka penggalangan bantuan. Bantuan yang dibutuhkan antara lain makanan pokok, obat-obatan, kebutuhan sanitasi, terpal, selimut, hingga kantong jenazah,” kata Gatot, Senin (1/12/2025).

Terpusat di Kantor BPBD Jatim

Dirinya menambahkan penggalangan bantuan akan dibuka hingga 4 Desember 2025 mendatang, lokasinya dipusatkan di kantor BPBD Jatim. Terkait batas waktu yang tergolong cepat dikarenakan agar bantuan dapat diberikan dengan cepat sesuai dengan jadwal gelombang pengiriman berikutnya.

“Kami harus bergerak cepat. Bantuan yang masuk akan langsung kami sortir dan distribusikan melalui jalur darat dan laut bekerja sama dengan TNI, Polri, BNPB, serta instansi lainnya,” tambahnya.

WhatsApp Image 2025 11 30 at 2.28.47 PM
Warga membersihkan lumpur sisa banjir (Suhartono/Kabarterdepan)

Lebih lanjut, pihaknya saat ini tidak menerima bantuan berupa uang, hal ini agar penggalangan dapat lebih fokus dan terukur. Masyarakat yang ingin membantu dapat memberikan sesuai dengan list barang yang dibutuhkan. Mekanisme pengiriman akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan akses menuju wilayah terdampak.

Bantuan yang terkumpul akan dikirim melalui armada logistik, termasuk kemungkinan penggunaan KRI dari Koarmada II dan truk bantuan dari BPBD Jatim.

“Sebagian bantuan sudah kami kirim dalam kloter awal. Kiriman berikutnya menunggu akumulasi bantuan masyarakat sampai batas waktu yang ditentukan,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page