
Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com- 100 tukang becak lansia di Kabupaten Mojokerto menerima becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto. Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama, Selasa (25/11/2025).
Program tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap keberlangsungan mata pencaharian mereka. Bantuan ini sekaligus menjadi langkah untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan operasional para pengayuh becak.
Becak Listrik Rancangan Presiden Prabowo
“Becak listrik tersebut rancangan pribadi Presiden Prabowo Subianto. Bahkan sejak sebelum menjabat sebagai Presiden ke delapan, Presiden Prabowo telah menggambar desain becak tersebut yang kini disebut sebagai yang pertama di dunia,” ujar Wakil Ketua Umum GSN, Nanik S Dayang.
Secara nasional, program distribusi bantuan ini telah mencapai 2.312 unit dan ditargetkan meningkat hingga 5.000 unit sampai akhir 2025. Pemerintah berharap percepatan distribusi ini memberikan dampak ekonomi langsung bagi penarik becak di berbagai daerah.

Becak tersebut mampu menempuh jarak 22 kilometer dengan waktu pengisian daya sekitar tiga jam. Nanik menjelaskan bahwa nilai becak listrik setara dengan satu unit sepeda motor Nmax, yaitu sekitar Rp22 juta.
Ia menambahkan bahwa pendapatan penarik becak diperkirakan meningkat hingga tiga sampai empat kali lipat karena pengoperasian menjadi lebih cepat dan efisien.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan GSN. Di Kabupaten Mojokerto ada sekitar 1.200 tukang becak maupun bentor, dan bersyukur hari ini kita mendapatkan 100 unit,” ujar Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra.
Para penerima bantuan menyambut baik program ini karena dianggap mampu meringankan beban kerja serta meningkatkan peluang pendapatan mereka. Bantuan becak ini menjadi dorongan positif bagi para penarik becak yang sebagian besar telah berusia lanjut. (Ezra)
