
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Jembatan penghubung antara Dusun Sumber Kembar dan Dusun Wonokerto, Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto kembali ambruk setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut Rabu (19/11/2025) sore.
Jembatan itu merupakan akses warga untuk beraktivitas ke sekolah maupun ke tempat bekerja. Kini, warga harus memutar arah dengan jarak sekitar tiga kilo meter.
Sebelum kembali ambruk, jembatan sebelumnya juga tergerus air sungai pada bulan awal bulan Maret 2025 lalu dan sengaja dibangun sementara oleh dinas PUPR yang rampung pada awal Juni 2025 lalu.
Hanya sekitar lima bulan, jembatan yang dibangun menggunakan besi baja dan kayu sebagai lantainya serta bronjong batu kali sebagai penahannya itu kini kembali ambruk tergerus darasnya sungai.
Debit Air Mendadak Meningkat, Struktur Jembatan Penghubung Tak Mampu Menahan

Menurut warga sekitar, Susilo Atmojo, derasnya hujan membuat debit air sungai tiba-tiba meningkat dan membuat jembatan dengan panjang 25 meter itu ambruk.
“Sekitar jam 4 sore hujan deras, airnya sungai langsung besar begitu saja,” ungkapnya, Kamis (20/11/2025) siang.
Arus deras itu kemudian menggerus bronjong penahan yang berada di bawah jembatan sehingga jembatan salah satunya warga setempat itu tak bisa dilewati kembali.
“Akhirnya bronjong penahan jembatan itu tergerus dan jembatannya ambruk dan terbawa air,” lanjut Susilo.
Ia menjelaskan, jembatan yang rusak tersebut sebenarnya merupakan jembatan darurat yang dibuat setelah jembatan utama ambruk lima bulan lalu.
“Ini jembatan sementara, jembatan aslinya sudah ambruk sekitar lima bulan yang lalu,” ujarnya.
Akibat kejadian ini, akses warga antar dua dusun kembali terputus. Masyarakat, termasuk pelajar dan pekerja, terpaksa memutar sejauh tiga kilometer untuk melintas.
“Jadi susah, mulai anak sekolah hingga pekerja pabrik harus memutar balik sekitar tiga kilo meter,” kata Susilo.
Susilo berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan melakukan perbaikan agar aktivitas warga kembali normal.
“Harapannya ya minta tolong ke pemerintah agar jembatan bisa dilalui lagi,” harapnya.
