
Surabaya, kabarterdepan.com- Agar dapat bersaing di era globalisasi saat ini banyak kampus mulai menggencarkan riset dan inovasi untuk menciptakan produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi tinggi. Salah satunya adalah Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) yang membuat inovasi dengan membuat motor listrik.
Head of Center for Research and Innovation on Advanced Transportation Electrification PENS, Dadet Pramadihanto mengatakan awal mula pihaknya tertarik untuk mengembangkan motor listrik karena melihat saat ini penggunaan Electronic Vehicle (EV) sudah semakin banyak di Indonesia.
“Jadi saat kami memang melihat masyarakat sudah mulai banyak yang menggunakan kendaraan listrik. Dari situ akhirnya kami tertarik untuk mengembangkan motor listrik ini,” jelas Dadet saat ditemui di Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI), Unesa, Rabu (19/11/2025).
Motor Listrik Riset PENS
Dirinya menambahkan penggunaan motor listrik tidak hanya terbatas pada kendaraan EV saja, tetapi juga dapat digunakan untuk industri. Motor listrik hasil riset PENS ini merupakan tipe Aksial Fluks, motor listrik tipe ini memiliki kelebihan body atau dimensi yang lebih kecil tetapi memiliki torsi dan daya yang tinggi.
“Kalau motor yang banyak dipasaran kan tipenya radial fluks itu kelemahannya bodynya lebih besar dan berat. Berbeda dengan tipe aksial fluks yang kami kembangkan ini dia lebih kecil tapi dayanya sama,” tambahnya.
Hingga saat ini PENS telah berhasil mengembangkan beberapa tipe motor listrik tipe aksial fluks dengan berbagai macam peruntukan, mulai dari 2 kw, 3 kw, 5 kw, 10 kw hingga 25 kw. Hingga saat ini sudah banyak pihak yang tertarik untuk bekerja sama mengembangkan motor listrik hasil riset PENS.
“Beberapa dari pihak sudah banyak yang tertarik untuk menggunakan motor listrik ini. Karena produk riset perlu kerja sama dengan industri agar dapat diproduksi massal,” pungkasnya.
