
Kabupaten Banjarnegara, Kabarterdepan.com – Longsor besar guncang Dusun Situkung hingga mengusik ketenteraman warga Desa Pandanarum, Banjarnegara, Minggu (16/11/2025). Kejadian itu berlangsung cepat dan seketika mengubah suasana tenang permukiman menjadi kepanikan massal. Warga yang sedang beraktivitas langsung terpaku sebelum akhirnya bergegas menyelamatkan diri.
Tebing yang berada di atas kawasan permukiman runtuh dan menimbulkan gelombang material tanah yang meluncur deras ke arah rumah-rumah warga. Tanah basah yang bercampur batu dan pepohonan membuat situasi semakin menegangkan. Banyak keluarga harus meninggalkan rumah tanpa membawa barang apa pun.
“Suara gemuruhnya sangat kuat, seperti retakan besar dari atas bukit,” tutur seorang warga yang melihat langsung pergerakan tanah tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebagian warga hanya bisa berlari menjauhi lokasi tanpa memikirkan harta benda.
Potensi Longsor Susulan
Warga lain menuturkan bahwa longsor tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu sejak pagi. Ia mengatakan bahwa kondisi tanah di sekitar tebing memang mulai tampak rapuh selama beberapa hari terakhir.
Petugas gabungan dari pemerintah daerah segera datang dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Mereka berusaha memastikan tidak ada warga yang tertinggal di area berbahaya. Pihak pemerintah juga menegaskan pentingnya kewaspadaan karena potensi longsor susulan masih mungkin terjadi.
“Kami bergerak cepat untuk mengevakuasi warga dan mengamankan titik rawan longsor,” ungkap salah satu petugas yang bertugas di lapangan. Ia menambahkan bahwa tim akan tetap bersiaga sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.
Masyarakat terdampak sementara ditempatkan di lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah. Mereka mendapatkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta dukungan dari relawan setempat. Kondisi psikologis warga juga menjadi perhatian karena sebagian masih diliputi rasa takut.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah penguatan tebing dan mitigasi jangka panjang. Mereka menilai bahwa penanganan cepat sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali meresahkan dan membahayakan kehidupan sehari-hari. (Ezra)
