Wali Kota Mojokerto Tegaskan Pentingnya Bela Negara bagi Purna Paskibraka

Avatar of Lintang
Wali Kota Mojokerto dalam acara Sosialisasi Bela Negara 2025. (Kominfo Kota Mojokerto)
Wali Kota Mojokerto dalam acara Sosialisasi Bela Negara 2025. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari kembali menekankan peran generasi muda sebagai penerus bangsa. Ia secara tegas menyoroti pentingnya pembentukan karakter pemuda melalui penguatan nilai-nilai bela negara.

Penegasan tersebut disampaikan oleh perempuan yang akrab disapa Ning Ita tersebut dalam acara Sosialisasi Bela Negara 2025.

Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi Purna Paskibraka Indonesia Kota Mojokerto dan digelar di Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Jumat (14/11).

Wali Kota Mojokerto: Generasi Muda Adalah Estafet Kepemimpinan Bangsa

Di hadapan para peserta, yang merupakan barisan pemuda terpilih, Ning Ita menyampaikan bahwa mereka adalah calon pemimpin yang harus dipersiapkan kualitas dan karakternya sejak dini. Ia mengingatkan bahwa keberlanjutan perjalanan bangsa bergantung pada kesiapan generasi muda saat ini.

Wali Kota Mojokerto tersebut menekankan bahwa peran kepemimpinan akan berpindah seiring waktu, dan Purna Paskibraka berada di garda terdepan untuk menerima tanggung jawab tersebut.

“Para pemimpin di negeri ini tidak akan selamanya memimpin, tapi perjalanan bangsa tidak berhenti. Estafetnya ada di tangan kalian,” tuturnya.

Ning Ita menambahkan bahwa nilai bela negara harus selaras dengan program pembangunan nasional dan daerah, mulai dari Asta Cita Presiden, Nawa Bhakti Satya Pemprov Jatim, hingga Panca Cita Kota Mojokerto.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kota Mojokerto yang memberikan materi penguatan karakter kebangsaan, cinta tanah air bagi para peserta.

Tak hanya itu, Ning Ita juga mengingatkan bahwa para pemuda nantinya akan menghadapi lingkungan yang lebih plural di dunia kuliah maupun kerja.

“Kalau karakter bela negara kuat, keberagaman jadi kekuatan. Kalau lemah, bisa menjadi ancaman perpecahan,” ungkapnya.

Ia berharap para Purna Paskibraka akan mampu menerapkan nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya optimis kalian akan menjadi pemimpin hebat yang melanjutkan pembangunan Mojokerto dan Indonesia,” tutupnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page