
Kabupaten Mojokerto,Kabar Terdepan.com – Jembatan Talunbrak kini benar-benar menjadi kebanggaan baru bagi warga Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Infrastruktur yang menghubungkan dua wilayah ini tidak hanya memperlancar aktivitas masyarakat, tetapi juga menghadirkan semangat baru bagi perekonomian daerah.
Pembangunan jembatan yang dimulai sejak April lalu itu selesai tepat waktu, yaitu pada 20 Oktober. Dengan nilai proyek mencapai Rp 13,5 miliar, fasilitas ini kini menjadi jalur vital bagi warga yang sebelumnya harus menempuh rute panjang melewati wilayah Kabupaten Gresik untuk menuju Kota Mojokerto.
Setelah rampung, jembatan yang membentang di atas Sungai Lamong itu dinyatakan aman oleh tim akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Standar Mutu Jembatan Talunbrak
Hasil uji beban menunjukkan struktur bangunan kuat dan memenuhi standar mutu. Hal ini memastikan jembatan dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
Warga sekitar menyambut selesainya pembangunan ini dengan penuh sukacita. Banyak yang menilai keberadaan Jembatan Talunbrak membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mobilitas dan kegiatan ekonomi. Kini, akses antarwilayah menjadi lebih mudah dan cepat.
Salah seorang warga, Sulastri, mengungkapkan rasa syukurnya atas berdirinya jembatan tersebut.
“Dulu kami harus memutar jauh hanya untuk ke pasar atau ke sekolah. Sekarang cukup lewat jembatan ini, jadi lebih cepat dan hemat,” tuturnya, kamis (06/11/2025).
Tidak hanya mempermudah perjalanan, jembatan ini juga menciptakan peluang baru bagi masyarakat sekitar. Beberapa pedagang mulai membuka lapak di area sekitar jembatan karena meningkatnya arus lalu lintas warga. Aktivitas ekonomi yang dulu sepi kini mulai menggeliat.
Dampak Positif Jembatan Talunbrak
Menurut warga lain, Hasan, kehadiran Jembatan Talunbrak telah membawa dampak positif yang nyata. Ia menilai fasilitas itu tidak hanya membantu mobilitas, tetapi juga memperluas kesempatan usaha. Ia berharap pemerintah terus memperhatikan pembangunan di wilayah Dawarblandong agar semakin maju.
“Sekarang banyak orang berhenti di sini sekadar berfoto atau menikmati pemandangan sore. Lama-lama bisa jadi tempat wisata kecil yang ramai,” kata Hasan dengan wajah sumringah.
Para petani di wilayah sekitar juga merasakan manfaat besar dari jembatan baru ini. Mereka kini dapat mengangkut hasil panen lebih cepat menuju pasar dan pembeli. Efisiensi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka ke depan.
Bagi masyarakat Dawarblandong, Jembatan Talunbrak bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol kemajuan dan kebersamaan. Jembatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang tepat sasaran mampu membuka peluang baru serta memperkuat semangat warga untuk terus berkembang.
Kini, Jembatan Talunbrak berdiri kokoh sebagai ikon baru di Mojokerto bagian barat. Masyarakat berharap fasilitas ini menjadi awal dari pembangunan lain yang mampu menghadirkan perubahan positif dan kesejahteraan yang lebih merata di daerah mereka. (ezra)
