
Sampang, kabarterdepan.com – Demo menuntut kejelasan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sampang, yang berlangsung ricuh pada Selasa lalu (28/10/2025), kini mulai menemui titik terang.
Polres Sampang berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku pengrusakan fasilitas umum (fasum) saat aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sampang.
Dalam peristiwa tersebut, sejumlah fasilitas publik seperti landmark Alun-alun Trunojoyo mengalami kerusakan akibat lemparan benda keras dan tindakan anarkis massa.
Polres Sampang
Menanggapi informasi penangkapan tersebut, Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, saat dikonfirmasi tim kabarterdepan.com membenarkan adanya penangkapan terhadap tiga terduga pelaku.
“Untuk saat ini masih dilakukan pendalaman. Untuk lebih jelasnya, mohon waktu, nanti akan kami sampaikan secara resmi melalui rilis,” jelas AKP Eko, Rabu (5/11/2025).
Demo Kejelasan Pilkades
Diketahui, aksi demonstrasi yang digelar ribuan warga di depan Kantor DPRD Sampang itu menuntut kejelasan jadwal pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2026 yang dinilai masih belum pasti.
Aksi tersebut sempat berjalan damai, namun berubah ricuh ketika massa mulai melakukan pelemparan hingga melakukan pengerusakan sejumlah fasilitas umum.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aktor utama di balik aksi anarkis tersebut. (Fais)
