Kadis LH Kota Bekasi: Mutasi Hal Biasa, Dorong Lebih Cepat Eksekusi Program Walikota

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Kota Bekasi
Kadis LH bersama Kabid dan kepala UPTD LH Kota Bekasi saat Sertijab lingkup LH. (Yanso/kabarterdepan.com)

Bekasi, kabarterdepan.com– Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menyatakan bahwa promosi dan mutasi jabatan di lingkungan pemerintahan adalah hal yang lumrah dan merupakan bagian dari proses alamiah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini disampaikan saat serah terima jabatan (Sertijab) di lingkungan LH Bekasi, Senin (03/11/2025).

“Yang baru kan yang indah. Jadi kalau soal promosi mutasi itu hal yang biasa, tidak hanya oleh walikota yang sekarang, memang itu sudah proses alamiah sebagai aparatur sipil negara,” ujar Kiswatiningsih.

Ia menambahkan bahwa rotasi jabatan biasanya terjadi setiap dua hingga tiga tahun sebagai bentuk penyegaran dan apresiasi.

Harapan Kadis LH Kota Bekasi

Kiswatiningsih berharap dengan komposisi pejabat yang baru, program-program Wali Kota Bekasi dapat dieksekusi lebih cepat.

“Harapannya dengan komposisi yang baru, pasti tujuannya untuk mempercepat atau mencapai program-program Pak Wali Kota akan lebih tereksekusi dengan segera. Intinya itu,” katanya.

Kepada pejabat yang berpindah tugas, Kiswatiningsih meyakini bahwa mereka akan menjadi motor penggerak yang baru di tempat tugas yang baru.

“Beliau-beliau ini adalah bukan orang yang biasa-biasa saja, memang beliau-beliau juga orang yang luar biasa. Kalau mengutip kalimat Pak Wali Kota, intan dimanapun ditempatkan mereka akan bersinar,” ungkapnya.

Secara khusus, Kiswatiningsih meminta kerja sama dari pejabat yang baru terkait penanganan sampah di Kota Bekasi. Ia mengingatkan bahwa Bekasi saat ini berada dalam kondisi darurat sampah, yang dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) Penetapan dari Menteri LH.

“Kepada yang baru saya mintakan kerjasamanya karena kondisi Kota Bekasi sudah masuk dalam darurat sampah, dibuktikan dengan SK Penetapan dari Pak Menteri LH. Kita dalam kondisi darurat sampah berarti kerja kita harus luar biasa untuk mengejar 2 tahun lagi akan masih kondisinya ini cukup kritis,” tegasnya.

Menanggapi pertanyaan mengenai penyelesaian tugas yang ditinggalkan oleh Kepala Dinas sebelumnya, Kiswatiningsih menjelaskan bahwa semua target dan perencanaan telah tertuang dalam dokumen kerja.

“Kan kalau kita kerja itu ada target output outcome-nya, semua ada di dokumen rejanya, tinggal kita evaluasi dokumennya, perencanaannya, mana yang tercapai, mana yang belum, kemudian percepatannya,” jelasnya.

Kiswatiningsih juga menyatakan optimisme bahwa Kota Bekasi dapat meraih penghargaan Adipura.

“Kita berupaya yang terbaik,Wali juga menempatkan tim pasti tujuannya untuk percepatan, kemudian yang dikirim ke DLH juga bukan orang yang sembarangan. Jadi saya yakin gerakannya bisa lebih cepat dan satsap lah untuk support program Wali dan Wakil,” pungkasnya.

Adapun pejabat yang dimutasi adalah

– Pra Fitria Angelia S.Sos, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekas

– Nazirwan ST.
Kepala Bidang Pengurangan Sampah Dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi

– Mochamad Syamsudin , S.AP, M.Si Kepala UPTD Tempat Pembuangan Akhir Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi

– Endang Ruhiyat S.E.T., M.A.
Kepala UPTD Kebersihan Wilayah Pondokgede Dinas Lingkungan
Hidup Kota Bekasi

– Juheriah Mandasari S.T.
Kepala UPTD Kebersihan Wilayah Bekasi Timur Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi

– Abdul Manap S.AP., M.Si
Kepala UPTD Kebersihan Wilayah Jatiasih Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi. (Yanso)

Responsive Images

You cannot copy content of this page