RSUD Dr Soetomo Luncurkan OM@H Mobile, Inovasi Layanan Kesehatan Berbasis Keberlanjutan

Gubernur Khofifah saat menghadiri peluncuran layanan OM@H Mobile Soetomo (Outreach Medical at Home). (Husni Habib/Kabarterdepan.com)
Gubernur Khofifah saat menghadiri peluncuran layanan OM@H Mobile Soetomo (Outreach Medical at Home). (Husni Habib/Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com- Menyambut hari jadi ke 87, RSUD Dr. Soetomo Surabaya terus berinovasi menghadirkan layanan kesehatan berkelas dunia. Salah satu inovasi baru yang dihadirkan RSUD Dr Soetomo Surabaya adalah OM@H Mobile Soetomo (Outreach Medical at Home), yang baru saja diresmikan pada Rabu (29/10/2025).

Direktur RSUD Dr. Soetomo, Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa mengatakan layanan OM@H Mobile Soetomo ini merupakan layanan kesehatan bergerak yang dihadirkan guna memperluas akses pelayanan medis hingga ke rumah warga.

Menurutnya layanan OM@H Mobile Soetomo sejalan dengan tema peringatan tahun ini “sustainability caring of life” dengan tiga pilar utama, yakni planet, people dan profit.

“Jadi konsepnya ini kita merawat planet tempat kita tinggal, selain itu juga ada people yang terdiri dari pasien dan keluarga besar RSUD Dr. Soetomo Surabaya, dan profit untuk merawat ekonomi,” kata Cita, Rabu (29/10/2025).

Apresiasi Om@h Mobile Soetomo

Pada kesempatan yang sama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sangat mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Dengan komitmen pada sustainability, inovasi layanan kesehatan, dan kepedulian lingkungan, RSUD Dr. Soetomo terus membuktikan diri sebagai pusat layanan kesehatan yang bukan hanya menyembuhkan pasien, tetapi juga merawat kehidupan bagi manusia dan bumi.

“Saya menikmati langsung hasil inovasi di luar ruangan tadi. Di negeri ini, semua bicara net zero emission 2060, tapi di sini, green economy dan green industry sudah dijalankan,” tambah Khofifah.

Selain inovasi layanan, Khofifah juga menyoroti langkah progresif RSUD Dr. Soetomo dalam pengelolaan limbah rumah sakit yang berbasis prinsip 3R: Reduce, Reuse, Recycle. Ia menilai pengelolaan tersebut bukan hanya tanggung jawab lingkungan, tetapi juga bagian dari keberlanjutan ekosistem rumah sakit.

“Pengolahan limbahnya luar biasa. Dari hasil 3R itu bisa memberi manfaat ekonomi. Hanya tinggal mencari partner agar produk seperti maggot dari pengolahan limbah bisa terserap pasar,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page