Kadek Devi dan Tim Unicorn Tampil All Out di Cikal House Annual Mother Padel

Kadek Devi
Kadek Devi Berfoto dengan maskot tim Unicorn. (Husni Habib/Kabarterdepan.com)

Surabaya, Kabarterdepan.com – Sebelum pertandingan Cikal House Annual Mother Padel, banyak persiapan yang dilakukan oleh tim yang bertanding agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Tidak terkecuali juga tim Unicorn yang menjadi salah satu peserta di Cikal House Annual Mother Padel.

Selain tim Unicorn, terdapat pula tim Dragon, Phoenix, Centicore. Masing masing tim mengirimkan 10 peserta yang dibagi menjadi 5 pasang. Pertandingan ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan tetapi juga wadah silaturahmi dan keakraban antar orang tua murid di sekolah Cikal Surabaya.

Cyintia Ketua Tim Unicorn mengatakan sebelum pertandingan banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satunya menyamakan jadwal untuk berlatih. Mengingat semua peserta yang merupakan ibu rumah tangga memiliki kesibukan masing masing.

“Kita yang susah itu nyamain jadwalnya, ini kan ibu ibu semua ya, jadi agak susah karena pada sibuk,” jelas Cyintia, Selasa (28/10/2025).

20251028 121430
Cyintia, ketua tim Unicorn (Husni Habib /Kabarterdepan.com)

Tidak hanya itu, sebagai ketua tim dirinya juga menghadapi kesulitan menempatkan anggota untuk bertanding pada level tertentu. Seperti yang diketahui dalam pertandingan Cikal House Annual Mother Padel ini terdapat 5 level pertandingan mulai dari yang mudah, menengah hingga mahir.

“Gak cuma itu pada saat latihan juga bingung maunya semua main di level mudah. Padahal kan dipertandingan ada 5 level. Saya sendiri pun juga pengennya main yang level mudah,” tambahnya.

Kadek Devi: Banyak Persiapan

Salah satu anggota tim Unicorn Kadek Devi menuturkan sebelum pertandingan banyak persiapan yang dilakukan. Pada awalnya mantan pemain FTV ini masih asing dengan padel. Sebelumnya dirinya memilih tenis sebagai sarana untuk olahraga dan menjaga kondisi tubuhnya.

“Persiapannya yang latihan, bisa dibilang tim kita latihan nya paling sering. Soalnya aku masih baru main padel, sebelumnya kan tenis terus diajakin main padel ikut perlombaan ini,” tuturnya.

Sebagai penyuka olahraga tenis Kadek mengakui banyak melakukan adaptasi saat bermain padel. Walaupun memang terlihat mirip, namun olahraga padel dan tenis rupanya sangat berbeda, hal ini terlihat dari luas lapangan, peraturan dan peralatan yang digunakan.

“Beda banget luas lapangannya aja beda. Kalau di tenis kan kita pukulnya kencang, kalau di padel pelan karena kalau kena kaca langsung out,” pungkasnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page