
Sleman, kabarterdepan.com – PT Mataram Tunggal Garment (MTG) melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 989 tenaga kerja usai pabrik produksi ludes terbakar pada 21 Mei 2025 lalu.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan fasilitas klaim jaminan sosial melalui Jaminan Hari Tua (JHT) Ketenagakerjaan dengan total Rp3,9 miliar untuk mencukupi kebutuhan hidup.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan nantinya masing-masing karyawan PHK akan mendapatkan jaminan Rp30 juta.
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman telah berkoordinasi dengan beberapa perusahaan untuk menampung para pekerja.
“Disnaker telah bekerja sama dengan beberapa PT membutuhkan tenaga kerja yang speknya atau harus sama. Kita titipkan di dalam perusahaan ini supaya tetap bisa terserap,” katanya saat diwawancarai wartawan pada Senin (16/6/2025).
Beberapa perusahaan yang siap menampung para karyawan yang terkenal PHK antara lain PT Marel Sukse Pratama, PT Busana Agra Cipta, PT Sport Glove Indonesia dan PT Anggun Kreasi Garmen.
Selain itu beberapa perusahaan dan dunia pendidikan seperti PT Globalindo yang ada di Klaten, Jawa Tengah, dan SMK Muhammadiyah 1 Tempel disebut bakal menyerap tenaga kerja.
Sementara PT Primissima yang sebelumnya santer menjadi opsi untuk lokasi produksi sementara, disebut Danang belum tercapai kesepakatan.
Ia menyampaikan bahwa PT MTG merupakan perusahan dengan ekspor kedua terbesar di DIY setelah PT SGI. Sehingga disayangkan jika perusahaan tersebut berhenti beroperasi.
Disamping itu, Pemkab Sleman melalui Disnaker memfasilitasi tenaga kerja untuk bisa mendapatkan pekerjaan baru melalui program Taksi Pekerja yang dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 16-18 Juni 2025.
Sementara itu, Komisaris Utama PT MTG Robby Kusumaharta menyampaikan total bangunan yang ludes terbakar sebesar 85 persen.
Robby mengapresiasi langkah Pemkab Sleman dalam menjaga kondusifitas keberlangsungan PT MTG. Dirinya juga berharap ada keberlanjutan bantuan kepada para karyawan yang ter PHK bisa diserap ke berbagai perusahaan.
Robby juga mengapresiasi para karyawan yang selama ini telah memberikan dedikasi penuh kepada perusahaan.
Pihaknya juga membuka pintu bagi karyawan yang ingin kembali bekerja di PT MTG jika beroperasi kembali.
“Kami berkomitmen kalau pabrik selesai, kalian bisa bekerja dengan kami sekarang kita jaga silaturahmi, atas nama perusahaan kami mengucapkan terimakasih” ujarnya. (Hadid Husaini)
