IMM Toyota - Mojokerto
Kitoshindo
Birth Beyond

400 Pemilih Masuk DPTb Pemilu 2024 di Kabupaten Mojokerto

Avatar of Jurnalis : Erix - Editor : Yunan
Vikhie Risdianto, Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Mojokerto. (Erix/kabarterdepan.com)
Vikhie Risdianto, Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Mojokerto. (Erix/kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Masa pengajuan pindah memilih dalam pemilu 2024 di Darftar Pemilih Tambahan (DPTb) Kabupaten Mojokerto memasuki hari terakhir. DPTb tersebut ditutup Senin (15/1/2024) pada pukul 23.59 WIB.

DPTb ini merupakan kategori pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS, namun karena keadaan tertentu pemilih tidak dapat menggunakan haknya untuk memilih di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar dan memberikan suara di TPS lain.

Responsive Images

Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Mojokerto, Vikhie Risdianto, mengatakan, ada 9 syarat Darfar Pemilih Tambahan (DPTb) pemilih pada saat pemungutan suara.

Pertama, sedang menjalankan tugas di tempat lain pada saat hari pemungutan suara. Kedua, menjalani rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan dan keluarga yang mendampingi. Ketiga, Penyandang disabilitas yang menjalani perawatan di panti sosial atau panti rehabilitasi dan keempat, sedang menjalani rehabilitas narkoba.

Yang kelima, menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan, atau terpidana yang sedang menjalani hukuman penjara atau kurungan. Keenam, tugas belajar/menempuh pendidikan menengah atau tinggi. Ketujuh, pindah domisili dan kedelapan tertimpa bencana alam. Sementara syarat kesembilan ialah bekerja di luar domisilinya.

“Hari ini hari terakhir, Ini nanti sekitar pukul 23.59 WIB kita tutup,” ucap Vikhie, Senin (15/01/2024).

Vikhie juga menambahkan, untuk hari terakhir ada sekitar 400 pemilih yang masuk sebagai DPTb di Kabupaten Mojokerto.

“Jadi data hingga hari ini pemilih DPTb di Kabupaten Mojokerto ada kurang lebih 400 orang. Sedangkan pemilih yang berpindah keluar dari Kabupaten Mojokerto kurang lebih 500 orang,” tambah Vikhie.

Vickhie juga mengatakan rata-rata mayoritas yang berpindah yaitu buruh pabrik yang mengajukan pindah memilih, dan juga pindah tempat tinggal. Seperti ikut suami atau istri.

Sementara soal Tempat Pemungutan Suara Lokasi Khusus (TPS Loksus) ada 12 lokasi, yaitu ditempatkan di 12 pondok pesantren yang ada di Kabupaten Mojokerto.

“Ada 12 TPS Loksus di tempatpatkan di pindok pesantren yaitu di Pacet, Gondang, Jatirejo, dan Pungging,” pungkas Vikhie. (*)


Eksplorasi konten lain dari Kabar Terdepan

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Responsive Images

Tinggalkan komentar