
Jember, kabarterdepan.com-
Sebanyak 32 tim sepak bola di Jember mengikuti turnamen sepak bola U-40 piala Kades Klungkung 2024.
Sebagai laga pembuka, Tim sepak bola Karang Pring Versus Qidewa Baratan mengawali, Lapangan Desa Klungkung kecamatan Sukorambi kabupaten Jember, Jumat (11/7/2024).
Event yang juga dalam rangka memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Indonesia itu secara resmi dibuka oleh Camat Sukorambi Asrah Joyo Widono.
Ikut menghadiri pada acara pembukaan, Muspika Kecamatan Sukorambi Abdul Gofur, Kepala Desa (Kades) Klungkung beserta staf Desa Klungkung.
Asrah Joyo Widono kepada media kabarterdepa.com menyampaikan, kegiatan turnamen sepak bola U-40 ini diinisiasi oleh Kades Klungkung.
“Kami berharap melalui event tersebut sebagai sarana silaturahim bagi para mantan pemain sepak bola yang ada di Jember maupun yang ada di luar Jember. Hal ini terlihat pada laga pembuka tim Karang Pring diperkuat sejumlah mantan pemain Persid Jember. Begitu juga tim dari Qidewa Baratan juga menurunkan pemain Persid dan mantan pemain persebo Bondowoso dan pupuk kaltim” kata Asrah Joyo Widono.
Dia berharap melalui kegiatan turnamen sepak bola U 40 yang akan berlangsung selama hampir 2 bulan ini tidak hanya memberikan hiburan kepada warga setempat, namun jugabbisa memotivasi para pesepak bola usia dini yang ada di Kecamatan Sukorambi untuk lebih semangat berlatih .
“Di kecamatan sukorambi memiliki 7 desa ada sejumlah club Sekolah sepak bola (SSB) kelompok umur yang dibina, tentunya sangat kami harapkan dari Kecamatan Sukorambi ke depan bisa melahirkan pemain muda berbakat untuk membela tim Persid yunior maupun senior,” Terangnya.
Dia menambahkan, melalui kejuaraan Sepak bola Kades Cup Klungkung ini ,memiliki multi efect terhadap keberadaan UMKM yang berjualan di tempat pertandingan.
Abdul Gafur Kades Klungkung mengatakan, dipilihnya turnamen sepak bola U 40 tahun tujuannya untuk memberikan wadah terhadap para pemain veteran untuk saling silaturahim dengan sesama pemain yang pernah berkiprah di Liga 3 ,Liga 2, maupun Liga 1.
“Kebetulan saya sendiri juga mantan pemain ,saat masih menjadi pelajar SMK Jubung selalu jadi pemain inti, dan sekaranv disela kesibukan menjadi pelayan rakyat Desa klungkung .kami luangkan waktu membina pemain kelompok usia dini di klub yang kami miliki, ” tandasnya. (lana)
