232 Ribu Wisatawan Kunjungi Bantul Selama Januari 2025, Dispar Tekankan Keselamatan Wisatawan

bantul
Suasana pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (Redaksi/kabarterdepan.com)

Bantul, kabarterdepan.com – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mencatat selama bulan Januari 2025 kunjungan mencapai 232,8 ribu wisatawan.

PAD Kabupaten Bantul

Dari total wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Bantul, jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapatkan sebesar Rp3,3 miliar atau 6,8% dari yang sudah ditargetkan pada tahun 2025 sebesar Rp49 Miliar.

Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar, Markus Purnomo Adi menyampaikan jika destinasi paling banyak dikunjungi di Bumi Projotamansari masih wisata pantai.

Ia menyebut pantai Parangtritis paling banyak dikunjungi dengan jumlah 204,092 wisatawan. Disusul Pantai Samas (16,012), Pandansimo; (7.469), Gua Cemara (2.235), Kwaru (1.747), Selarong 1.096), Gua Cerme (152).

Markus menyampaikan jika lokasi yang lebih dekat dengan Pusat Kota Yogyakarta membuat perjalanan wisatawan lebih efektif dan aksesnya lebih mudah.

“Selain itu (Pantai Parangtritis) bisa menampung ribuan pengunjung dan banyak masyarakat yang tertarik dengan legenda di sini,” katanya saat dihubungi kabarterdepan.com.

Ia menyampaikan jika tragedi 13 siswa SMPN 7 Kota Mojokerto yang terseret ombak di Pantai Drini, Banjarejo, Gunung Kidul menjadi kewaspadaan bagi pengelola wisata dan wisatawan yang ada di Bantul terutama di pesisir selatan.

“Kami mengharapkan para wisatawan menjauhi daerah palung. Yang pasti sudah diberi tanda oleh tim SAR,” katanya. Ia juga menyebut agar wisatawan tidak beraktivitas terlalu ke selatan dan tetap memperhatikan kondisi ombak.

Pihaknya menyampaikan telah menambah sejumlah baliho imbauan larangan mandi di kawasan yang berbahaya.

“Kami juga menambahkan flyer himbauan ke pengunjung,” katanya.

“Rip current menjadi perhatian bersama. Flyer ini sudah terdistribusi mulai Desember sebelum libur Natal dan Tahun Baru,” katanya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page