Gus Elang dan Yuk Dinda Terpilih Jadi Duta Wisata Kota Mojokerto 2021

Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2021 bersama Wali Kota Mojokerto

 

KOTA MOJOKERTO – Grand Final Pemilihan Gus dan Yuk Kota Mojokerto sudah rampung digelar, Jumat (12/11) malam di pendopo Sabha Krida Tama Rumah Rakyat Kota Mojokerto. Dalam Grand Final tersebut tampil 10 pasang Gus dan yuk Kota Mojokerto yang telah melewati seleksi dan karantina sejak bulan Agustus 2021 yang lalu.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan, Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman, Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, Kepala Disporapar Novi Rahardjo serta orang tua para finalis.

Kegiatan diawali dengan santunan anak yatim oleh Wali Kota Mojokerto dan dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dalam sesi pemilihan, masing-masing peserta memperkenalkan diri mereka sendiri berikut asal kelurahan yang mewakilinya.

Selanjutnya dari 10 finalis disaring menjadi empat finalis. Keempat pasangan finalis tersebut diuji lagi dengan menjawab pertanyaan dari Wali kota dan Forkopimda Kota Mojokerto serta dari dewan juri.

BACA JUGA  Sembuhkan Pasien Covid-19, Pemkot Mojokerto Ikhtiar Gunakan Probiotik

Akhirnya dewan juri memutuskan Gus Elang Bagus Dwi Tunggal dan Yuk Dinda Aina Salsabila menjadi duta wisata kota Mojokerto tahun 2021. Ketiga pasangan finalis lainnya masing-masing dipercaya menjadi Gus dan Yuk Lalu LIntas, Gus dan Yuk Ekonomi Kreatif dan Gus dan Yuk Kebudayaan Kota Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, 10 orang finalis yang tampil semua menjadi pengemban amanah untuk mempromosikan pariwisata kota Mojokerto. mereka harus memahami obyek wisata di Kota Mojokerto dan apa yang akan dikreatifitaskan pada pariwisata tersebut.

“Yang harus dipahami tema besar spirit of Mojopahit, semangat membangun wisata ini wisata berbasis sejarah dan budaya, dengan memahaminya maka mereka akan memberikan informasi yang akurat kepada seluruh wisatawan yang akan ke Kota Mojokerto, bisa menarik orang untuk beriwsata ke Kota Mojokerto,” paparnya.

BACA JUGA  Malam Minggu, Warga Padati Alon-Alon Kota Mojokerto Dibubarkan Petugas Gabungan

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota juga menyimbung keberadaan wisata sejarah dan edukasi tentang Soekrno kecil yang pernah hidup dan bersekolah di Kota Mojokerto. sang Proklamator, Soekarno yang pada masa kecil bernama Kusno tersebut pernah tingal di kota Mojokerto pada tahun 1907-1912, serta pernah bersekolah di Kota Mojokerto, yakni SD Negeri purwotengah, dan SMP Negeri 2 Kota Mojokerto.

“Ini sudah mnejadi atensi pemerintah pusat, kami melakukan revitalisasi gedung SDN Purwotengah yang masih otentik, dan akan kita jadikan wisata berbasis sejarah dan edukasi, tahun depan akan dimulai pembangunannya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Disporapar Kota Mojokerto, Novi Rahardjo, kegiatan pemilihan Gus dan yuk Kota Mojokerto tersebut untuk merespon grand desain kota Mojokerto menuju kota pariwisata. Banyak hal yang diupayankan oleh wali kota, mulai rekayasa membangun tempat-tempat wisata baru, kemudian sumber Daya Alam seperti Sungai Brantas yang dimanfaatkan dan dimaksimalkan.

BACA JUGA  Kapolsek Gedeg bersama Forkopimcam Bentuk Kampung Tangguh SEMERU

“Kegiatan pemilihan Gus dan Yuk ini juga merupakan bagian mempersiapkan industri pariwisata, namun lebih kepada Sumber Daya Manusia atau SDM untuk mengimbangi langkah pertama kedua, Intinya Bu wali tidak ingin SDM di kota Mojokerto hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri, inginnya menjadi pemain, mulai guidenya, penjual kuliner atau oleh-oleh, travel dan hotel diharapkan dari Kota Mojokerto,” terangnya.

Para finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto disebut Novi sudah sesuai ekspektasinya. Ke dapan para finalis akan terlibat lebih aktif dalam kegiatan memperkenalkan pariwisata di Kota Mojokerto.
“Ini bukan ujug-ujug malam ini dipilih, ini sudah tiga bulan, ekpektasinya tercapai, tinggal mereka yang tiga bulan ini secara terori, nanti mereka realisasikan dari semua teori itu,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar