Gus Barra Bagikan 160 Paket Sembako di Taman Ghanjaran, Pedagang Berharap PPKM Darurat Tidak Diperpanjang

Gus Barra bagikan sembako ke penjual makanan di taman Ghanjaran

MOJOKERTO – Bagikan sembako untuk 160 pedagang kaki lima (PKL) Taman Ghanjaran, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, para pedagang minta agar PPKM tidak diperpanjang ke Gus Barraa, Minggu (18/7/2021).

Salah satu penjual soto daging dan mi ayam di dalam Taman Ghanjaran, Kastini (40) mengeluhkan outletnya harus tutup sejak PPKM Darurat, Sabtu (3/7/2021) lalu.

“Tidak ada penghasilan sama sekali Mas, sejak PPKM Darurat diberlakukan,” keluh Kartini.

Lebih lanjut dikatakannya, Alhamdulillah terima kasih banyak Gus Barra buat bantuannya, bisa membantu kami di tengah tidak adanya penghasilan.

“Semoga PPKM Darurat ini tidak diperpanjang sehingga tempat wisata harus tutup. Lebih baik PPKM Darurat tidak diperpanjang ketimbang diperpanjang tapi dapat bantuan,” pungkasnya.

BACA JUGA  Masa Kecil Soekarno di Kota Mojokerto bersama Ning Ita

Sementara itu, Kepala Desa Ketapanrame Zainul Arifin menyampaikan terima kasih atas pemberian sembako oleh direktur ekskutif ASC Foundation Gus Barra kepada warga khususnya para pedagang makanan di taman Ghanjaran.

“Sekalipun dari pemerintah desa membolehkan mereka untuk buka hingga pukul 20.00 WIB, namun mereka memilih untuk tutup karena tidak ada pengunjung,” ujar Zainul Arifin.

Lebih lanjut dikatakan Zainul, karena di taman Ghanjaran ini ketentuannya tidak boleh makan di tempat. Kursi-kursi di pujasera harus kami ambil.

“Positifnya, tidak ada yang makan di tempat. Akhirnya, pengunjung kurang. Pemberian Gus Barra ini sangat membantu mereka di tengah PPKM Darurat karena mereka tidak ada berpenghasilan,” sambungnya.

BACA JUGA  Blusukan ke Puri Mojokerto, Gus Barra Peduli Pedagang yang Buka Hanya Beberapa Jam

“Sejak awal PPKM Darurat tanggal 3 Juli lalu, baik taman, wahana hingga kolam renang tutup semua. Tak hanya ini, yang di sebelah taman Sumber Gembong juga kami tutup, sekarang sedang kami renovasi dengan harapan nantinya ketika buka bisa menyajikan hal-hal yang pantas kita jual,” pungkasnya.

Sementara itu, direktur ASC Foundation yang akrab disapa Gus Barra ini menyampaikan bahwa penjual makanan di taman Ghanjaran ini ada 107 pedagang, sedangkan yang di luar ini masih ada puluhan.

“Yang mana sejak PPKM Darurat tanggal 3 Juli ini sudah tutup. Jadi dalam rangka kepedulian, kami bagikan paket sembako untuk mereka,” ujar Gus Barra.

Lebih lanjut Gus Barra menyebutkan harapan para pedagang ini agar PPKM Darurat ini tidak diperpanjang dan kita kebali ke sedia kala.

BACA JUGA  Bertambah Empat Orang, Pasien Positif Covid-19 di Mojokerto Tembus 104 Orang

“Sementara itu, terkait BLT atau BST sudah cair di Kadinsos dan akan dibagikan sebanyak 2 kali, bulan ini dan bulan Agustus. Kami sedang formulasikan bagaimana pembagiannya, agar tidak menyebabkan kerumunan. Yang lalu pembagiannya melalui kantor pos,” pungkasnya.

Tak hanya membagikan sembako, Gus Barra juga memborong penjual sosis bakar yang berada di lokasi dan dibagikan kepada relawan dan wartawan.

Nampak hadir, anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN) beserta pengurusnya dan relawan dari partai Nasional Demokrat (PAN) yang ikut membantu pembagian sembako bagi pedagang yang terdampak PPKM.

Tinggalkan komentar