Berikan Teladan, ASC Foundation Siapkan 1 Miliar untuk Warung Mojokerto Terdampak PPKM Darurat

Direktur Ekskutif ASC Foundation, Gus Barra saat memberikan paket sembako kepada pemilik warung terdampak PPKM Darurat

MOJOKERTO – Ajak konglomerat, Asep Saifuddin Chalim (ASC) Foundation siapkan 1 Miliar untuk memberikan paket sembako bagi warung di Mojokerto yang terdampak PPKM Darurat, Minggu (21/7/2021) malam.

Bersama babinsa, babinkamtibmas dan kepala desa Pandanarum Endik, Kiai Asep Saifuddin Chalim dan Gus Barra berkeliling untuk memberikan paket sembako bagi warung-warung di Pacet yang terdampak PPKM Darurat, dimana tidak boleh makan di tempat dan harus tutup maksimal pukul 20.00 WIB.

Pendiri ASC Foundation, Kiai Asep Saifuddin Chalim
Pendiri ASC Foundation, Kiai Asep Saifuddin Chalim

Pendiri ASC Foundation, Kiai Asep menyampaikan kepeduliannya kepada masyarakat kecil yang terdapak PPKM, yakni pemilik warung yang harus tutup pukul 20.00 WIB dan tidak diijinkan makan di tempat.

“Malam hari ini kami berikan 100 paket sembako yang berisi beras 5 kilogram dan mie instan 1 karton untuk setiap paketnya sehingga ini bisa membantu masyarakat paling tidak bisa untuk 1 minggu,” ujar Kiai Asep yang juga pendiri pondok pesantren Amanatul Ummah.

BACA JUGA  Khofifah Tilik Industri Olahan Mamin dan Poktan Kakao Kabupaten Mojokerto

Lebih lanjut dikatakannya, kami akan terus membagikan paket sembako ini berkeliling ke 18 kecamatan di kabupaten Mojokerto.

“Kalau nantinya tiap kecamatan ada 200 berarti totalnya sekitar 3.600 paket sembako yang akan kami bagikan, kalau dihitung-hitung tidak sampai 1 miliar. Bantuan sembako ini murni dari kantong saya pribadi, bukan dari pemda ataupun lainnya karena motto kami Hanya Memberi Untuk Berbagi, jadi kami tidak menerima dari mana pun,” sambung Kiai Asep.

Masih menurut Kiai Asep, kalau konglomeratnya di seluruh Indonesia ini peduli kepada pemilik warung yang terdampak PPKM Darurat maka semua permasalahan akan segera bisa diselesaikan dan rakyat bisa tenang dan patuh kepada pemerintah.

“Saya mengajak konglomerat, ayo bahu membahu, gotong royong membantu masyarakat kecil yang terdampak PPK Darurat ini. Sehingga mereka tidak resah karena warung mereka harus tutup pukul 20.00 WIB dan tidak boleh makan di tempat,” pungkasnya.

BACA JUGA  PJJ Masih Berlaku, Ning Ita Berikan Paket Data Gratis Bagi Siswa SD dan SMP

Sementara itu direktur ekskutif ASC Foundation yang akrab disapa Gus Barraa juga ikut membagikan paket sembako menyapa pemilik warung yang ada di Pacet,

“Assalaumaikum Mbak, tutup jam berapa?,” tanya Gus Barra saat menyapa masyarakat.

“Jam 19.50 kami sudah tidak melayani pelanggan, lalu bersih-bersih supaya bisa tutup pukul 20.00 WIB tepat,” terang Santika, salah satu pemilik warung bakso dan mie pangsit di pacet.

“Kami dari ASC Foundation ingin memberikan bantuan berupa paket sembako, semoga ini bisa membantu meringankan ibu saat menghadapi PPKM Darurat,” kata Gus Barra yang juga Wakil Bupati Mojokerto.

“Alhamdulilah, terima kasih banyak Gus Barra buat bantuannya. Sungguh sangat berarti bagi kami selama PPKM Darurat ini,” jawab Santika.

“Terima kasih banyak Gus Barra. Selama PPKM Darurat ini, omset makanan kami alhamdulilah tidak mengalami penurunan drastis karena kami masih tetap melayani bagi pelanggan yang dibawa pulang (take away) meskipun harus tutup pukul 20.00 WIB. Ayo bersama-sama kita patuh kepada pemerintah khususnya PPKM Darurat ini, agar pandemi ini segera usai dan semuanya kembali normal,” pungkasnya.

BACA JUGA  Gus Elang dan Yuk Dinda Terpilih Jadi Duta Wisata Kota Mojokerto 2021

 

Kades Pandanarum, Endik

Disisi lain, kades Pandanarum Endik mengatakan, kasihan pemilik warung yang jual makanan jadi ini.

“Kalau tidak habis dan tidak bisa dimasukan ke lemari es, makanannya rusak maka harus dibuang. Mereka pun harus merugi,” cetusnya.

“Kami berterima kasih kepada Kiai Asep dan Gus Barraa yang mau peduli kepada warga Pacet ini khususnya pemilik warung kecil yang terdampak PPKM, dimana mereka tidak boleh melayani makan di tempat, harus dibawa pulang dan harus tutup pukul 20.00 WIB, semoga ini bisa membantu meringankan beban mereka,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar