Terkait Ledakan Dahsyat Pabrik Bio Ethanol, Ini Perkembangannya

Kasatreskrim Polresta Mojokerto terangkan ledakan pabrik bio ethanol
Kasatreskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi ketika diwawancarai oleh Awak Media

MOJOKERTO,- Seperti kita ketahui sebelumnya, bahwa telah terjadi ledakan dahsyat di Pabrik Bio Ethanol PT Enero, pada hari Senin, (10/8/2020) sekitar pukul 15:15 WIB. Ledakan ini menyebabkan 1 orang meninggal dunia dan 10 orang lainnya mengalami luka. Selain itu akibat ledakan ini, sebanyak 57 rumah warga mengalami rusak ringan hingga sedang.

“Hasil dari laboratorium forensik Surabaya belum keluar. Barang bukti yang diamankan di antaranya ada alat las beserta dengan travonya. Berdasarkan hasil BAP sementara dari saksi yakni tukang las 1 diperoleh keterangan bahwa angin berasal dari kanan,” terang AKP Sodik Efendi, Kasatreskrim Polresta Mojokerto.

Sodik mengatakan bahwa penyidik telah memeriksa 14 saksi terkait kasus ledakan pabrik bio ethanol tersebut. Belasan saksi itu dari pihak PT Enero, PTPN X, kontraktor PT Bharata Indonesia (BI), sub kontraktor CV Agung Jaya Konstruksi (AJK), serta konsultan proyek.

“Pengelasan itu karena pipanya terhubung ke tangki technical alcohol (TA), hawa panasnya masuk ke tangki TA. Atau kemungkinan kedua dari percikan api. Namun untuk kepastiannya, kami menunggu hasil Labfor yang akan keluar dalam minggu ini” tambah Sodik.

Lagi kata Sodik bahwa saat ini belum ada tersangka. Untuk korban rata-rata mengalamin luka bakar di atas 50 persen, sudah pulang tiga orang. Salah satu dari AJK. Untuk yang dirujuk ke RS Gatoel semua ada tujuh orang.

Tinggalkan komentar