Ketua Fraksi Golkar Gelar 2X Reses, Dihadiri 41 Warga Gunung Anyar dan Gunung Gedangan

Agus Wahjudi Utomo, Anggota DPRD Kota Mojokerto Fraksi Golkar Mojokerto bersama Sonny Basoeki Rahardjo, Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto saat Reses di Lingkungan Gunung Anyar

KOTA  MOJOKERTO,- Setelah sempat tidak dapat dilaksanakan pada reses pertama tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, akhirnya reses anggota DPRD Kota Mojokerto ke dua dapat dilaksanakan. Reses ke 2 ini diawali dengan reses Agus Wahjudi Utomo dari Fraksi Golkar yang digelar 2X yaitu di Lingkungan Gunung Anyar, Minggu pagi (12/7/2020) pukul 09:00 WIB dan malamnya di Lingkungan Gunung Gedangan pukul 18:00 WIB.

Reses dilaksanakan dengan sangat sederhana, tanpa terop, dan model lesehan di rumah warga. Selain itu, reses hanya dihadiri 20 orang dengan menerapkan protokol kesehatan, jaga jarak dan menggunakan masker untuk yang di lingkungan Gunung Anyar, sedangkan untuk di lingkungan Gunung Gedangan dihadiri oleh 21 warga masyrakat.

Pada pagi harinya di Lingkungan Gunung Anyar, ada sejumlah usulan dari warga pada reses yang dihadiri Ketua DPD PG Kota Mojokerto Sony Basuki Raharjo. Diantaranya, usulan Eko warga lingkungan gunung anyar. “Terkait pemasangan lampu jalan belum juga terealisasi seluruhnya di lingkungan gunung anyar, hanya separuh saja. Kami minta kepada wakil rakyat untuk segera dibenahi”, ujarnya.

Agus Wahjudi Utomo, Anggota DPRD Kota Mojokerto Fraksi Golkar Mojokerto bersama Sonny Basoeki Rahardjo, Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto saat Reses di Lingkungan Gunung Gedangan

Selanjutnya, untuk reses yang malam harinya ada beberapa usulan warga berupa lampu Penerangan Jalan Utama (PJU), tong sampah dan penyemprotan desinfektan yang berkelanjutan. Mereka sangat berharap untuk lingkungan Gunung Gedangan mendapatkan perhatian, sehinggan tidak seperti anak tiri. Tampak hadir juga, Ketua DPD PG Kota Mojokerto yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto, Sony Basuki Raharjo.

Menanggapi usulan tersebut, Agus yang juga Ketua Komisi III mengatakan, usulan tersebut akan diperjuangkan melalui Pokir DPRD Kota Mojokerto. “Mudah-mudahan tahun depan sudah dapat direalisasikan”, harapnya.

Tinggalkan komentar