
NTB, Kabarterdepan.com – Viral di media sosial, dua siswi SMP Negeri 1 Terara, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengomentari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sambil mengumpat dengan kata-kata yang tidak pantas.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @asyfa212, kedua siswi tampak membawa ompreng berisi menu MBG menunjukkan tahu dan ayam tersebut ke arah kamera sambil melontarkan kata-kata tidak pantas dalam bahasa daerah.
Aksi tersebut menuai kecaman luas dari warganet yang menilai perilaku mereka tidak menghargai program pemerintah dan mencerminkan sikap tidak sopan.
Menanggapi viralnya video tersebut, para siswi yang terlibat akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan menyesali perbuatannya.
“Kami ingin menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas video yang saat ini beredar luas di media sosial. Kami mengakui bahwa perbuatan kami adalah sebuah kesalahan besar. Kami sangat menyesal dan menyadari dampak negatif yang ditimbulkan,” ujar mereka.
Mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada berbagai pihak.
“Kami dengan sungguh-sungguh memohon maaf kepada Bapak Presiden Prabowo, Badan Gizi Nasional, kepala sekolah, dan keluarga besar SMPN 1 Terara. Kami berjanji bahwa kejadian ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami,” lanjut mereka.
Dua Siswi SMP Negeri 1 Terara yang Viral Dapat Pembinaan

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Terara, Muhammad Zaini, mengatakan pihak sekolah akan memberikan pembinaan dan sanksi kepada para siswi yang terlibat tanpa mengeluarkannya dari sekolah.
“Kami dari pihak sekolah tidak akan mengeluarkan anak tersebut. Kalau pun siswi kami merasa terbebani oleh bully teman-temannya, kami akan carikan sekolah lain. Namun jika masih bisa di sini, kami akan berikan pendampingan dan pembinaan,” kata Zaini dikutip dari Detik.com.
Zaini menambahkan, video tersebut awalnya dibuat hanya untuk bercanda dan diunggah ke media sosial oleh pihak luar tanpa seizin para siswi. Kini, keduanya disebut mengalami tekanan psikologis akibat viralnya video tersebut. (*)
